Wednesday, May 5, 2010

Tentang memandang perempuan yang dipinang...

Mughirah bin Syu'bah berkata, "suatu ketika aku mendatangi Rasulullah saw,lalu menyebutkan kepadanya tentang seorang perempuan yang akan aku pinang. Maka Rasulullah saw bersabda:
"pergilah dan lihatlah perempuan yang akan engkau pinang."

Maka aku pergi menemui seorang perempuan dari kaum Anshar yang aku akan pinang melalui kedua orang tuanya. Aku sampaikan pula kepada kedua orang tuanya sabda Rasulullah saw yang membolehkan melihat perempuan yang akan dipinang. Akan tetapi kedua orang tuanya merasa keberatan jika aku melihat puterinya. Kemudian dari balik tirai aku mendengar perempuan tersebut berkata,'jika Rasulullah saw membolehkanmu melihatku,maka aku persilakan engkau melihatku. Akan tetapi kalau tidak,demi Allah janganlah engkau melihat aku.' Tampaknya perempuan itu merasa keberatan jika kedua orang tuanya menolak apa yang diperintahkan oleh Rasulullah saw. Maka aku melihatnya dan menikahinya.

Perempuan dari kaum Anshar di atas nampak cerdas,bijaksana,terbuka dan pandai jaga diri dari hal-hal yang diharamkan Allah SWT. Ia takut jika keluarganya menolak apa yang diperintahkan Rasulullah saw,sehingg berkata,'Apakah kalian akan menolak apa perintah Rasulullah saw?' Sebagaimana ia pun juga takut jika lelaki yang meminangnya itu melihatnya tanpa izin Rasulullah saw. Sesudah yakin terhadap kebenaran informasi yang disampaikan oleh lelaki tadi,maka ia pun membolehkannya untuk memandangya.

Inilah petunjuk dan nasihat yang agung dari Rasulullah saw, yang memerintahkan lelaki dan perempuan yang akan melangsungkan pernikahan untuk saling melihat terlebih dahulu,agar cinta dan kasih sayang di antara mereka dapat kekal. Selain itu agar sejak awal hubungan mereka didasarkan atas prinsip-prinsip yang benar, iaitu mengenal dengan sebenarnya dan telah melihatnya sebelum resepsi pernikahan,sehingga seseorang tidak dikejutkan oleh hal yang tidak menyenangkan. Rasulullah saw adalah orang yang paling menjaga kehormatan. Beliau tidak mungkin mengizinkan lelaki yang meminang untuk melihat perempuan yang dipinang,jika hal itu akan megurangi kehormatan dan kemuliaannya.

Mengapa umat Islam pada masa kini tidak lagi mengendahkan petunjuk Rasulullah saw tersebut?? Pada masa kini sebahagian umat Islam bersikap ekstrim sehingga tidak mengizinkan lelaki yang meminang melihat puterinya untuk dipinang sebelum hari pernikahan. Sementara itu, sebahagian yang lain bersikap liberal sehingga membiarkan anak gadisnya bergaul dan berteman dengan lelaki yang meminangnya,baik orang itu benar-benar ingin menikahinya atau tidak. Sehingga timbullah diantara keduanya perbuatan dosa sebelum berlangsungnya akad nikah,terjadilah musibah.

Inna lillahi wa inna ilaihi raaji'uun

No comments: