1) Kekayaan yang hilang dapat dikejar kembali dengan kerajinan dan jimat cermat,
kesihatan yang hilang boleh direbut kembali dengan ubat-ubatan. Akan tetapi, waktu
yang hilang, sekali hilang akan terus hilang selamanyaaaa..
2) Tiada motivasi yang paling baik selain PERJUANGAN..
3) Tidak ada percantuman yang lebih berharga daripada percantuman ilmu dan
kesabaran.
4) Jika kita terpesona dengan nikmat dunia yang sementara, kita akan kehilangan
nikmat akhirat yang kekal selamanyaaa..
5) Baca itu bahasa, kaji itu sains, fikir itu sejarah, amal itu islam.. itulah prinsip
kejayaan.
6) Sebaik-baik kamu adalah orang yang pemikirannya dapat mengingatkan kamu
kepada allah, bicaranya dapat menambahkan ilmumu, dan amalannya mengingatkan
kamu kepada akhirat..
7) Kata Saidina Ali k.w " Apabila sesuatu yang engkau senangi itu tidak terjadi, maka
senangilah apa yang terjadi.."
8) Janganlah jemu berjuang menegakkan kalimah Allah meskipun jauh dari tanda2
kemenangan..
9) Islam hanya akan dapat dirasa di dalam diri orang yang menegakkannya.
10) Secebis kasih membuat kita sayang,
Secangkir janji membuat kita percaya
Sedikit kecewa membuat kita terluka
Namun, secalit pengorbanan terasa selamanya...
11) Buatmu pejuang agama Allah..
Semoga iman perisai kemuliaanmu,
Semoga taqwa benteng peribadimu,
Semoga syahid menjadi milikmu,
Agar Jannatunnaim persemadianmu yang abadi..
Friday, December 17, 2010
Senyuman
SENYUM adalah bahasa dunia. Ia menunjukkan keceriaan.
SENYUM adalah perhiasan batin yang dapat membantu
mengindahkan perhiasan lahir yang tidak sempurna.
Setiap kali berhubung dengan orang lain, sewajarnyalah kita
SENYUM.
SENYUM adalah jalan pintas bagi menyatakan anda menyukai
seseorang.
"SENYUM" yang kamu berikan apabila berhadapan dengan
sahabatmu adalah satu sedekah.
SENYUM adalah jambatan persahabatan.
SENYUM adalah satu pelabuhan yang pastinya tidak akan
merugikan.
SENYUM harus ada ketulusan.
SENYUM yang dibuat-buat pasti tidak akan menyenangkan,
sama saja dengan kening yang berkerut.
SENYUM adalah perhiasan batin yang dapat membantu
mengindahkan perhiasan lahir yang tidak sempurna.
Setiap kali berhubung dengan orang lain, sewajarnyalah kita
SENYUM.
SENYUM adalah jalan pintas bagi menyatakan anda menyukai
seseorang.
"SENYUM" yang kamu berikan apabila berhadapan dengan
sahabatmu adalah satu sedekah.
SENYUM adalah jambatan persahabatan.
SENYUM adalah satu pelabuhan yang pastinya tidak akan
merugikan.
SENYUM harus ada ketulusan.
SENYUM yang dibuat-buat pasti tidak akan menyenangkan,
sama saja dengan kening yang berkerut.
..:Kekuatan pasak kesabaran:..
Kita sering cemburu apabila melihat rakan kita Berjaya… Kita sering terasa hati apabila melihat dia mendapat anugerah cemerlang.. Kita sering merasa benci terhadap diri sendiri apabila gagal.. Tetapi… Itulah kebodohan yang sering kita tewas.. Kebodohan tidak menjadikan semua itu sebagai cabaran.. Kelemahan tidak menjadikan rakan kita yang Berjaya sebagai saingan.. Dan Kebodohan kita tertewas dengan sikap MALAS dan terpengaruh SETAN sekadar kata2 semangat..sama2 amik iktibar..
Selangkah ke alam perjuangan beerti selamanya dalam kepahitan,biarlah menangis terluka kecewa kerana ditinggalkan kerana Allah daripada mati terkambus tanpa mujahadah.Kita x sanggup selamanya terluka,tapi ingatlah setiap titisan darah dari luka dan airmata itulah mahar kita ke syurga,bila ditanya kenapa berjuang itu pahit?jawabnye kerana syurga itu manis.Moga diri sentiasa tabah dalam perjuangan di jalanNYA.
dalam tarbiyah byk ujian kadg2 menyebabkan kita rs puts asa..jd itulh iman kita..masih lemah..byk yg perlu kita fikirkn...jgn ada rs kita yg terbaik sbb kita x tau lg bgmn pengakhirn hidp kita.."Ya Allah jika Engkau mentakdirkan kami mati,matikanlah kami sebgai para syuhada dlm memperjuangkan agamaMu" amin...
Selangkah ke alam perjuangan beerti selamanya dalam kepahitan,biarlah menangis terluka kecewa kerana ditinggalkan kerana Allah daripada mati terkambus tanpa mujahadah.Kita x sanggup selamanya terluka,tapi ingatlah setiap titisan darah dari luka dan airmata itulah mahar kita ke syurga,bila ditanya kenapa berjuang itu pahit?jawabnye kerana syurga itu manis.Moga diri sentiasa tabah dalam perjuangan di jalanNYA.
dalam tarbiyah byk ujian kadg2 menyebabkan kita rs puts asa..jd itulh iman kita..masih lemah..byk yg perlu kita fikirkn...jgn ada rs kita yg terbaik sbb kita x tau lg bgmn pengakhirn hidp kita.."Ya Allah jika Engkau mentakdirkan kami mati,matikanlah kami sebgai para syuhada dlm memperjuangkan agamaMu" amin...
15 Sebab Berkah Dapat di Cabut
Berkah adalah sesuatu yang tumbuh dan bertambah, sedangkan tabarruk adalah do’a seorang manusia atau selainnya untuk memohon berkah. Allah SWT menjadikan berkah hanya bagi hamba-Nya yang beriman, bertaqwa dan shaleh. Firman Allah dalam surat Al-A’raaf ayat 96 yang artinya “Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi…” . Beberapa sebab dicabutnya Berkah :
1. Tidak adanya Taqwa dan Tidak takut kepada Allah SWT.
2. Tidak Ikhlas dalam beramal.
3. Tidak menyebut nama Allah SWT dalam setiap perbuatan dan tidak melakukan Dzikir serta Ibadah kepada-Nya. Setiap perbuatan yang tidak diawali dengan Bismillah, maka perbuatan itu terputus untuk memperoleh kebaikan dan berkah, bahkan perbuatan anda tersebut akan disertai syetan.
4. Memakan barang yang haram dan yang dihasilkan dari perbuatan haram.
5. Tidak berbakti kepada kedua orang tua dan menyia-nyiakan hak anak.
6. Memutus tali silaturahmi dan hubungan kekerabatan.
7. Sikap Bakhil dan tidak mau ber-infaq. Allah SWT tidak akan memberkahi harta yang hanya disimpan oleh pemiliknya dan enggan untuk menginfakkannya, karena perbuatan tersebut adalah perbuatan bakhil yang sangat tercela dan dibenci.
Allah SWT Berfirman : “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang – orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu.
Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan – kesalahanmu dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” ( QS.Al-Baqarah(2): 271 )
Fiman Allah SWT : “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh)orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, Seratus biji. Allah melipat gandakan(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui” ( QS.Al-Baqarah(2): 261 )
8. Tidak bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya.
9. Tidak Ridha terhadap apa yang diberikan Allah dan tidak pernah merasa puas (tidak qana’ah).
10. Melakukan perbuatan maksiat dan dosa, serta enggan bertaubat dan beristighfar.
11. Tidak mendidik anak dengan ajaran Diennullaah. Anak kita adalah tumpuan hati kita, pengharum jantung kita, pewangi aroma dunia dan buah kehidupan kita. Siapa saja yang berlaku buruk terhadap anak maka ia telah merugi dan telah melakukan ketidak patutan. Anak kita adalah madu kehidupan kita.
12. Berbuat kerusakan dan keburukan dimuka bumi.
13. Tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya.
14. Pertengkaran dan perselisihan antara suami-istri.
15. Mendoakan kecelakaan bagi diri sendiri, anak-anak dan harta benda. Tidak ada kebaikan dan keberkahan pada dirimu, anakmu atau harta bendamu jika engkau mendoakannya dengan kecelakaan, karena terkadang Allah mengabulkan doamu pada saat itu, maka terjadilah musibah dan engkau menyesal ketika penyesalan tak berguna lagi.
1. Tidak adanya Taqwa dan Tidak takut kepada Allah SWT.
2. Tidak Ikhlas dalam beramal.
3. Tidak menyebut nama Allah SWT dalam setiap perbuatan dan tidak melakukan Dzikir serta Ibadah kepada-Nya. Setiap perbuatan yang tidak diawali dengan Bismillah, maka perbuatan itu terputus untuk memperoleh kebaikan dan berkah, bahkan perbuatan anda tersebut akan disertai syetan.
4. Memakan barang yang haram dan yang dihasilkan dari perbuatan haram.
5. Tidak berbakti kepada kedua orang tua dan menyia-nyiakan hak anak.
6. Memutus tali silaturahmi dan hubungan kekerabatan.
7. Sikap Bakhil dan tidak mau ber-infaq. Allah SWT tidak akan memberkahi harta yang hanya disimpan oleh pemiliknya dan enggan untuk menginfakkannya, karena perbuatan tersebut adalah perbuatan bakhil yang sangat tercela dan dibenci.
Allah SWT Berfirman : “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang – orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu.
Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan – kesalahanmu dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan” ( QS.Al-Baqarah(2): 271 )
Fiman Allah SWT : “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh)orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir, Seratus biji. Allah melipat gandakan(ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui” ( QS.Al-Baqarah(2): 261 )
8. Tidak bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya.
9. Tidak Ridha terhadap apa yang diberikan Allah dan tidak pernah merasa puas (tidak qana’ah).
10. Melakukan perbuatan maksiat dan dosa, serta enggan bertaubat dan beristighfar.
11. Tidak mendidik anak dengan ajaran Diennullaah. Anak kita adalah tumpuan hati kita, pengharum jantung kita, pewangi aroma dunia dan buah kehidupan kita. Siapa saja yang berlaku buruk terhadap anak maka ia telah merugi dan telah melakukan ketidak patutan. Anak kita adalah madu kehidupan kita.
12. Berbuat kerusakan dan keburukan dimuka bumi.
13. Tidak bersyukur kepada Allah atas nikmat-Nya.
14. Pertengkaran dan perselisihan antara suami-istri.
15. Mendoakan kecelakaan bagi diri sendiri, anak-anak dan harta benda. Tidak ada kebaikan dan keberkahan pada dirimu, anakmu atau harta bendamu jika engkau mendoakannya dengan kecelakaan, karena terkadang Allah mengabulkan doamu pada saat itu, maka terjadilah musibah dan engkau menyesal ketika penyesalan tak berguna lagi.
Saturday, November 27, 2010
Subur dan Sebarkan Kasih Sayang Atas Nama Allah SWT
Langkah-langkah menyebarkan kasih sayang:
1-Mengenali kasih sayang, termasuk jenis-jenis dan peranan kasih sayang dalam kehidupan.
2-Memasyarakatkan kasih sayang melalui :
* Penyebaran maklumat dan penjelasan.
* Melakukannya secara langsung.
* Melaksanakan kepada mereka yang anti kasih sayang.
3- Kasih sayang diperlukan dalam pergaulan kerana:
*Kasih sayang memang diperlukan oleh manusia.
* Kasih sayang memang diperlukan dalam berkeluarga.
* Kasih sayang memang dituntut sesama Islam.
* Kasih sayang memang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.
* Manusia memang memerlukan kasih sayang semenjak permulaan penciptaannya.
1-Mengenali kasih sayang, termasuk jenis-jenis dan peranan kasih sayang dalam kehidupan.
2-Memasyarakatkan kasih sayang melalui :
* Penyebaran maklumat dan penjelasan.
* Melakukannya secara langsung.
* Melaksanakan kepada mereka yang anti kasih sayang.
3- Kasih sayang diperlukan dalam pergaulan kerana:
*Kasih sayang memang diperlukan oleh manusia.
* Kasih sayang memang diperlukan dalam berkeluarga.
* Kasih sayang memang dituntut sesama Islam.
* Kasih sayang memang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.
* Manusia memang memerlukan kasih sayang semenjak permulaan penciptaannya.
BATAS AURAT
KEPADA WANITA YANG MASIH MEMBERI ALASAN - JANGANLAH GADAIKAN KEBAHAGIAN DIAKIRAT DENGAN ALASAN RIMAS ATAU TIDAK SELESA.MOGA ALLAH BANTU KITA MENJADI SEBAIK-BAIK PERHIASAN DUNIA,BUKAN SENJATA SYAITAN YANG MENYESATKAN LAGI ANAK ADAM.
Aurat sesama wanita muslimah:
::Dari pusat hingga lutut..
Aurat dengan lelaki ajnabi(samada lelaki muslim atau bukan muslim):
::Seluruh anggota badan kecuali muka dan tapak tangan.
Aurat dengan wanita bukan muslim:
::sama dengan aurat dihadapan lelaki ajnabi.Iniberdasarkan hujah bahawa dibimbangkan wanita non-muslim akan mendedahkan kepada lelaki ajnabi.namun dalam situasi tertentu seperti di asrama sebilik dengan pelajar non-muslim dan jika dia baik moralnya,maka dibolehkan mendedahkan anggota badan yang biasa terdedah
(rambut,leher,tangan hingga kesiku,dan kaki)tatkala melakuakn kerja didalam rumah.
Aurat dihadapan mahram:
::dari pusat hingga lutut menurut mazhab syafi'e
Aurat dalam solat:
::seluruh anggota badan kecuali muka dan tapak tangan..
Aurat wanita dengan kanak-kanak:
::kanak-kanak yang belum mumaiyiz tiada aurat.
::kanak-kanak mumaiyiz yang tiada syahwat aurat islah dari pusat hingga ke lutut.
::kanak-kanak mumaiyiz yang ada syahwat dan ajnabi auratnya islah seluruh badan kecuali muka dan tapak tangan..
Aurat bersama suami:
::tiada aurat
::Solusi::
Semoga mereka yang sudah terjerumus ke dalam kubangan haram segera kembali ke jalan yang benar. Meninggalkan segala bentuk keharaman dan mencari yang halal. Dan semoga Allah meneguhkan keimanan umat ini dari berbagai fitnah zaman yang menghawatirkan. Ya Allah, Tunjuki kami kepada kebenaran dan berilah kekuatan untuk mengikutinya. Dan palingkan kami dari kebatilan dan anugerahkan kami kekuatan untuk menjauhinya. Amin Ya Mujiibbas Sailiin!!!
Aurat sesama wanita muslimah:
::Dari pusat hingga lutut..
Aurat dengan lelaki ajnabi(samada lelaki muslim atau bukan muslim):
::Seluruh anggota badan kecuali muka dan tapak tangan.
Aurat dengan wanita bukan muslim:
::sama dengan aurat dihadapan lelaki ajnabi.Iniberdasarkan hujah bahawa dibimbangkan wanita non-muslim akan mendedahkan kepada lelaki ajnabi.namun dalam situasi tertentu seperti di asrama sebilik dengan pelajar non-muslim dan jika dia baik moralnya,maka dibolehkan mendedahkan anggota badan yang biasa terdedah
(rambut,leher,tangan hingga kesiku,dan kaki)tatkala melakuakn kerja didalam rumah.
Aurat dihadapan mahram:
::dari pusat hingga lutut menurut mazhab syafi'e
Aurat dalam solat:
::seluruh anggota badan kecuali muka dan tapak tangan..
Aurat wanita dengan kanak-kanak:
::kanak-kanak yang belum mumaiyiz tiada aurat.
::kanak-kanak mumaiyiz yang tiada syahwat aurat islah dari pusat hingga ke lutut.
::kanak-kanak mumaiyiz yang ada syahwat dan ajnabi auratnya islah seluruh badan kecuali muka dan tapak tangan..
Aurat bersama suami:
::tiada aurat
::Solusi::
Semoga mereka yang sudah terjerumus ke dalam kubangan haram segera kembali ke jalan yang benar. Meninggalkan segala bentuk keharaman dan mencari yang halal. Dan semoga Allah meneguhkan keimanan umat ini dari berbagai fitnah zaman yang menghawatirkan. Ya Allah, Tunjuki kami kepada kebenaran dan berilah kekuatan untuk mengikutinya. Dan palingkan kami dari kebatilan dan anugerahkan kami kekuatan untuk menjauhinya. Amin Ya Mujiibbas Sailiin!!!
40 Kebaikan hilang setiap kali melintasi orang sedang solat
Terdapat hadis mengarah supaya membunuh atau bertindak keras kepada mereka yang melintasi orang sedang solat, tetapi dalam hadis ini menegaskan 40 pahala atau 40 kebajikan akan hilang setiap kali melintasi hadapan mereka yang sedang solat.
Apabila seorang kamu sedang solat dan mempunyai sutrah menghalangnya, dan jika tiba-tiba ada orang yang ingin mencerobohi hadapannya maka hendaklah ingin menegahnya, jika ia (yang ingin menyeberang) enggan berhenti, hendaklah kamu bersungguh
menghalangnya kerana ia adalah Syaitan" ( Riwayat Al-Bukhari)Sohih Al-Bukhari, , no 486, 1/191..
Soalan: Ibu saya ada mengambil air jampi dari seorang ustaz untuk diminum oleh ayah yang mempunyai perangai yang buruk. Ustaz itu menyuruh dicampurkan air tersebut dalam minuman ayah tanpa disedarinya. Apakah hal ini diajar oleh Islam?
Jawapan: Tidak dinafikan baginda Nabi s.a.w pernah menjampi penyakit seperti mana baginda juga berubat dengan bahan-bahan perubatan yang lain. Ini disebut dalam hadis-hadis yang sahih.
Namun dakwaan bahawa dengan air atau kismis atau apa bahan-bahan jampi orang yang tidak pintar pun boleh dipintarkan, suami atau anak yang tidak baik perangainya boleh dipulihkan, ini sudah luar biasa lagi mengatasi Nabi s.a.w. sendiri.
Baginda tidak menjampi kaum Quraish agar beriman, bahkan bapa saudaranya yang dekat dan dikasihi iaitu Abu Talib pun meninggal dalam keadaan kufur tanpa dijampinya. Kalau dengan menjampi manusia boleh berubah sikap, pasti Nabi s.a.w akan menjampi telaga zam-zam kerana itu sumber air Quraish ketika itu. Pasti Quraish akan berubah apabila terminum.
Hal ini tidak berlaku dalam sirah baginda. Kalau benar ada orang boleh menjampi sehingga mengubah sikap manusia kepada baik, atau mencerdikkan manusia maka eloklah kita mengupahnya menjampi empangan-empangan air di negara ini agar semua rakyat menjadi baik dan cerdik.
Ketahuilah sesungguhnya jalan untuk manusia mendapat hidayah adalah dakwah yang benar, keikhlasan hati penerimanya dan keizinan Allah s.w.t.
Firman Allah dalam Surah al-Baqarah ayat 256-257(maksudnya): “Tidak ada paksaan dalam agama (Islam), kerana sesungguhnya telah nyata kebenaran (Islam) dari kesesatan (kufur). oleh itu, sesiapa yang tidak percayakan taghut, dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada simpulan (tali ugama) yang teguh yang tidak akan putus. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendengar, lagi Maha mengetahui. Allah Pelindung (yang mengawal dan menolong) orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan kepada cahaya (iman). dan orang-orang yang engkar, penolong-penolong mereka ialah taghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya (iman) kepada kegelapan-kegelapan. Mereka itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya”.
Allah Lebih Mengetahui
Dr. Mohd Asri Zainul Abidin
Apabila seorang kamu sedang solat dan mempunyai sutrah menghalangnya, dan jika tiba-tiba ada orang yang ingin mencerobohi hadapannya maka hendaklah ingin menegahnya, jika ia (yang ingin menyeberang) enggan berhenti, hendaklah kamu bersungguh
menghalangnya kerana ia adalah Syaitan" ( Riwayat Al-Bukhari)Sohih Al-Bukhari, , no 486, 1/191..
Soalan: Ibu saya ada mengambil air jampi dari seorang ustaz untuk diminum oleh ayah yang mempunyai perangai yang buruk. Ustaz itu menyuruh dicampurkan air tersebut dalam minuman ayah tanpa disedarinya. Apakah hal ini diajar oleh Islam?
Jawapan: Tidak dinafikan baginda Nabi s.a.w pernah menjampi penyakit seperti mana baginda juga berubat dengan bahan-bahan perubatan yang lain. Ini disebut dalam hadis-hadis yang sahih.
Namun dakwaan bahawa dengan air atau kismis atau apa bahan-bahan jampi orang yang tidak pintar pun boleh dipintarkan, suami atau anak yang tidak baik perangainya boleh dipulihkan, ini sudah luar biasa lagi mengatasi Nabi s.a.w. sendiri.
Baginda tidak menjampi kaum Quraish agar beriman, bahkan bapa saudaranya yang dekat dan dikasihi iaitu Abu Talib pun meninggal dalam keadaan kufur tanpa dijampinya. Kalau dengan menjampi manusia boleh berubah sikap, pasti Nabi s.a.w akan menjampi telaga zam-zam kerana itu sumber air Quraish ketika itu. Pasti Quraish akan berubah apabila terminum.
Hal ini tidak berlaku dalam sirah baginda. Kalau benar ada orang boleh menjampi sehingga mengubah sikap manusia kepada baik, atau mencerdikkan manusia maka eloklah kita mengupahnya menjampi empangan-empangan air di negara ini agar semua rakyat menjadi baik dan cerdik.
Ketahuilah sesungguhnya jalan untuk manusia mendapat hidayah adalah dakwah yang benar, keikhlasan hati penerimanya dan keizinan Allah s.w.t.
Firman Allah dalam Surah al-Baqarah ayat 256-257(maksudnya): “Tidak ada paksaan dalam agama (Islam), kerana sesungguhnya telah nyata kebenaran (Islam) dari kesesatan (kufur). oleh itu, sesiapa yang tidak percayakan taghut, dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada simpulan (tali ugama) yang teguh yang tidak akan putus. Dan (ingatlah), Allah Maha Mendengar, lagi Maha mengetahui. Allah Pelindung (yang mengawal dan menolong) orang-orang yang beriman. Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan-kegelapan kepada cahaya (iman). dan orang-orang yang engkar, penolong-penolong mereka ialah taghut yang mengeluarkan mereka dari cahaya (iman) kepada kegelapan-kegelapan. Mereka itulah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya”.
Allah Lebih Mengetahui
Dr. Mohd Asri Zainul Abidin
Wednesday, October 27, 2010
..:Jaulah Maqam Auliya' Di Bumi Mesir:..
Pada 23 Oktober 2010,Unit Perhubungan,Sambutan dan Rehlah Badan Kebajikan Keluarga Islam Melaka Mesir (BKKIMM) telah mengadakan jaulah Maqam para Auliya' sekitar Kaherah di bahagian akhawat. Maka pada kali ini, saya mengambil kesempatan untuk pergi bersama-sama sahabat-sahabat yang ingin pulang ke tanah air. Di samping itu, kami disediakan 5 orang musyrif dari kalangan ikhwah dan juga makanan dari unit ekonomi.
Sekitar jam 8.00 pagi kami telah bertolak ke destinasi. Alhamdulillah, jaulah ziarah Maqam pada kali ini agak memberansangkan kerana adanya mahasiswi-mahasiswi baru dan lama. Antara Maqam-Maqam yang kami ziarah adalah Maqam Syeikh Sidi Al-Ghamiri, Maqam Syeikh Zakaria Al-Ansouri, Maqam Imam Syafie, dan Maqam Saiyidah Ummu Kalthum.
Sementara masih lagi berpeluang untuk ziarah Maqam, saya berharap sahabat-sahabat sekalian dapat menziarahi Maqam-Maqam di sekitar Kaherah atau di muhafazah. Bukan mudah untuk kita berkumpul bersama-sama bagi merapatkan lagi ukhuwah sesama muslim dan muslimah. Lebih-lebih lagi di sebelah akhawat.
Tepat jam 4.30 petang, rombongan kami telah bertolak dari Maqam Syeikh Asyraf Al-Husaini untuk pulang ke destinasi asal kami. Kami sentiasa husnuzon dengan segala apa yang telah kami lihat. Dengan takdir Allah, saya telah dapat ziarah Maqam lagi. Saya bersyukur atas segala nikmat yang diberi oleh Allah S.W.T.
Demikin itu, sama-samalah kita renungi dan mengambil iktibar apa yang telah berlaku pada zaman Nabi Muhammad S.A.W dan zaman sebelumnya dengan zaman serba modern ini. Wallahua'lam..
Sekitar jam 8.00 pagi kami telah bertolak ke destinasi. Alhamdulillah, jaulah ziarah Maqam pada kali ini agak memberansangkan kerana adanya mahasiswi-mahasiswi baru dan lama. Antara Maqam-Maqam yang kami ziarah adalah Maqam Syeikh Sidi Al-Ghamiri, Maqam Syeikh Zakaria Al-Ansouri, Maqam Imam Syafie, dan Maqam Saiyidah Ummu Kalthum.
Sementara masih lagi berpeluang untuk ziarah Maqam, saya berharap sahabat-sahabat sekalian dapat menziarahi Maqam-Maqam di sekitar Kaherah atau di muhafazah. Bukan mudah untuk kita berkumpul bersama-sama bagi merapatkan lagi ukhuwah sesama muslim dan muslimah. Lebih-lebih lagi di sebelah akhawat.
Tepat jam 4.30 petang, rombongan kami telah bertolak dari Maqam Syeikh Asyraf Al-Husaini untuk pulang ke destinasi asal kami. Kami sentiasa husnuzon dengan segala apa yang telah kami lihat. Dengan takdir Allah, saya telah dapat ziarah Maqam lagi. Saya bersyukur atas segala nikmat yang diberi oleh Allah S.W.T.
Demikin itu, sama-samalah kita renungi dan mengambil iktibar apa yang telah berlaku pada zaman Nabi Muhammad S.A.W dan zaman sebelumnya dengan zaman serba modern ini. Wallahua'lam..
Tuesday, October 19, 2010
Pesanan buat Suami - oleh Dato' Dr Hj Mohd Fadzilah Kamsah
1. Selalu menghargai usaha dan penat-lelah isteri, terutama isteri yang bekerja dan sama-sama terpaksa menanggung hutang suami.
2. Bila isteri bercakap, pandanglah mukanya dan buka telinga luas-luas. Biar apa yang dikatakannya masuk telinga kanan dan tersumbat di telinga kiri. Sambil tu otak suami kenalah memproses informasi yang diterima daripada isteri dengan bijak serta prihatin.
3. Jangan sekali-kali membandingkan masakan isteri atau cara isteri menghias rumah dengan mak anda kecuali masakan/cara menghias isteri anda lebih baik dan canggih dari emak anda..
4. Jangan demand sex sekiranya isteri tak ada mood atau letih. Agama suruh kahwin bukan semata-mata untuk penuhi nafsu syahwat saja.
5. Kalau pasangan dah ada anak, sama-samalah menjaga anak. Benih dari awak juga.. Ada suami, isteri sedang makan disuruh cebok kencing n berak anak sedangkan suami duduk tersandar kekenyangan macam maharaja.
6. Jangan sekali-kali duduk tersandar depan TV atau relax-relax sedangkan isteri bila balik dari kerja, buka saja kasut terus masuk dapur, memasak, mengemas, membasuh, kejar anak dsbnya. Berbulu mata dan sayu hati isteri bila kami tak cukup tangan nak menguruskan rumahtangga sedangkan suami lepas tangan.
7. Sekiranya suami makan dahulu, tinggalkan sedikit lauk utk isteri. Jangan bedal semua sampai turn isteri yang tinggal cuma ekor ikan sekerat, janggut sotong dan ekor taugeh.
8. Kalau nak ajak member bertandang ke rumah, beritau isteri dulu, kalau boleh sehari-dua in advance. Jadi bolehlah dia memasak yang best-best dan mengemas rumah cantik-cantik. Bayangkan perasaan isteri kalau tetamu datang terpacak sedangkan kain-baju masih berlonggok belum sempat dilipat, permainan anak masih berselerak dan isteri cuma masak mi maggi saja.
9. Jangan sekali-kali menyakat isteri tentang saiz badannya yang semakin sihat atau semakin melidi. Tengok body sendiri dalam cermin dulu.
10. Jangan kentut depan isteri. Masa bercinta dulu kenapa boleh control kentut?
11. Hormatilah ibu-bapa dan kaum keluarga isteri walaupun anda cuma main wayang, bodek mereka masa nak mengurat isteri anda dulu. Jangan sekali mencaci mereka walaupun secara bergurau.
12. Jangan kedekut dengan isteri serta keperluan rumahtangga.
13. Jagalah maruah anda sebagai suami dan lelaki. Selagi boleh, jangan bebankan isteri dengan masaalah kewangan anda. Selalunya perempuan ni, semakin suami “degil” tak nak minta pertolongan, selagi itulah dia rela nak tolong.
14. Jangan bersepah dan bersikap pengotor. Dah buka baju, letakkan dalam bakul baju kotor, dah guna cungkil gigi, buanglah dalam bakul sampah, bila dah guna ubat gigi bubuh balik penutupnya, dah ambil sesuatu barang simpan balik ditempat asal, dah berak flush. Susah sangat ke nak buat macam tu? Semua nak kena ajar ke?
15. Rajin-rajinlah bertanya isteri kalau dia perlukan bantuan anda dengan kerja rumah/menjaga anak. Tapi jangan tanya dua tahun sekali. Jangan tunjuk rajin bila ada tetamu di rumah saja.
16. Hormatilah isteri anda sebagaimana anda mahu dihormati. Isteri pun manusia. Allah berikan banyak keistimewaan kepada para isteri tapi diputar-belitkan tafsirannya oleh orang lelaki untuk kepentingan diri sendiri.
17.. Jangan main kayu tiga dengan perempuan lain. Main lain lagi tak boleh. Kalau isteri awak yang buat, tentu awak tak boleh tolerate, jadi mengapa isteri awak kena tolerate kalau awak buat?
18. Kalau tak menyukai sikap atau perbuatan isteri, tegurlah secara baik, jangan asyik nak menengking aja. Kalau awak sakit nak mati nanti, siapa yang kena jaga awak? Bai jual roti? Apek jual sayur? Jiran sebelah rumah awak?
19. Kalau isteri nampak tak sihat, cepat-cepatlah bawa jumpa doktor. Tunjuklah anda mengambil berat tentang dirinya.
20. Berbincanglah dengan isteri sebelum sesuatu keputusan dibuat. Walaupun suami megah ada kuasa veto, tak jadi bapok kalau pendapat isteri diambil kira. Pokok pangkalnya ialah timbangrasa dan saling menghargai. Cubalah ketepikan ego yang keterlaluan. Bukannya laku bila dah mati nanti.
21. Dalami agama dan bimbinglah anak isteri dengan ikhlas seperti yang dituntut agama. Ingat, kalau seorang suami masuk syurga, besar kemungkinan isteri pun masuk syurga. Kalau suami masuk neraka belum tentu isteri juga masuk neraka. Kalau isteri masuk neraka, besar kemungkinan suami juga masuk NERAKA tapi kalau isteri masuk syurga belum tentu suami pun masuk syurga.Ini bukan rekaan saya tapi saya dengar dari seorang ustaz.
22. Berusahalah dengan ikhlas untuk mempertahankan keharmonian rumahtangga. Jangan buat apa yang isteri tak suka. Percayalah, kalau suami buat baik sekali dengan isteri, isteri balas sepuluh kali
23. Jangan buat donno kalau isteri merajuk atau berkecil hati. Kalau perlu minta maaf, minta maaf, kalau perlu dipujuk, pujuk. Hati orang pompuan ni sensitif. Kalau kami rasa suami tak ambil kisah, perasaan bagai dihiris-hiris. Perkara yang dipandang remeh oleh suami boleh menjadi kanser kepada isteri. Kepada para suami khususnya dan kaum lelaki amnya, janganlah dianggap masalah hati dan perasaan orang perempuan ni enteng sahaja.
Allah s.w.t. berfirman, “Dan ketahuilah bahawasanya Allah mengetahui apa yang didalam hatimu, sebab itu berhati-hatilah dengan Tuhan”
2. Bila isteri bercakap, pandanglah mukanya dan buka telinga luas-luas. Biar apa yang dikatakannya masuk telinga kanan dan tersumbat di telinga kiri. Sambil tu otak suami kenalah memproses informasi yang diterima daripada isteri dengan bijak serta prihatin.
3. Jangan sekali-kali membandingkan masakan isteri atau cara isteri menghias rumah dengan mak anda kecuali masakan/cara menghias isteri anda lebih baik dan canggih dari emak anda..
4. Jangan demand sex sekiranya isteri tak ada mood atau letih. Agama suruh kahwin bukan semata-mata untuk penuhi nafsu syahwat saja.
5. Kalau pasangan dah ada anak, sama-samalah menjaga anak. Benih dari awak juga.. Ada suami, isteri sedang makan disuruh cebok kencing n berak anak sedangkan suami duduk tersandar kekenyangan macam maharaja.
6. Jangan sekali-kali duduk tersandar depan TV atau relax-relax sedangkan isteri bila balik dari kerja, buka saja kasut terus masuk dapur, memasak, mengemas, membasuh, kejar anak dsbnya. Berbulu mata dan sayu hati isteri bila kami tak cukup tangan nak menguruskan rumahtangga sedangkan suami lepas tangan.
7. Sekiranya suami makan dahulu, tinggalkan sedikit lauk utk isteri. Jangan bedal semua sampai turn isteri yang tinggal cuma ekor ikan sekerat, janggut sotong dan ekor taugeh.
8. Kalau nak ajak member bertandang ke rumah, beritau isteri dulu, kalau boleh sehari-dua in advance. Jadi bolehlah dia memasak yang best-best dan mengemas rumah cantik-cantik. Bayangkan perasaan isteri kalau tetamu datang terpacak sedangkan kain-baju masih berlonggok belum sempat dilipat, permainan anak masih berselerak dan isteri cuma masak mi maggi saja.
9. Jangan sekali-kali menyakat isteri tentang saiz badannya yang semakin sihat atau semakin melidi. Tengok body sendiri dalam cermin dulu.
10. Jangan kentut depan isteri. Masa bercinta dulu kenapa boleh control kentut?
11. Hormatilah ibu-bapa dan kaum keluarga isteri walaupun anda cuma main wayang, bodek mereka masa nak mengurat isteri anda dulu. Jangan sekali mencaci mereka walaupun secara bergurau.
12. Jangan kedekut dengan isteri serta keperluan rumahtangga.
13. Jagalah maruah anda sebagai suami dan lelaki. Selagi boleh, jangan bebankan isteri dengan masaalah kewangan anda. Selalunya perempuan ni, semakin suami “degil” tak nak minta pertolongan, selagi itulah dia rela nak tolong.
14. Jangan bersepah dan bersikap pengotor. Dah buka baju, letakkan dalam bakul baju kotor, dah guna cungkil gigi, buanglah dalam bakul sampah, bila dah guna ubat gigi bubuh balik penutupnya, dah ambil sesuatu barang simpan balik ditempat asal, dah berak flush. Susah sangat ke nak buat macam tu? Semua nak kena ajar ke?
15. Rajin-rajinlah bertanya isteri kalau dia perlukan bantuan anda dengan kerja rumah/menjaga anak. Tapi jangan tanya dua tahun sekali. Jangan tunjuk rajin bila ada tetamu di rumah saja.
16. Hormatilah isteri anda sebagaimana anda mahu dihormati. Isteri pun manusia. Allah berikan banyak keistimewaan kepada para isteri tapi diputar-belitkan tafsirannya oleh orang lelaki untuk kepentingan diri sendiri.
17.. Jangan main kayu tiga dengan perempuan lain. Main lain lagi tak boleh. Kalau isteri awak yang buat, tentu awak tak boleh tolerate, jadi mengapa isteri awak kena tolerate kalau awak buat?
18. Kalau tak menyukai sikap atau perbuatan isteri, tegurlah secara baik, jangan asyik nak menengking aja. Kalau awak sakit nak mati nanti, siapa yang kena jaga awak? Bai jual roti? Apek jual sayur? Jiran sebelah rumah awak?
19. Kalau isteri nampak tak sihat, cepat-cepatlah bawa jumpa doktor. Tunjuklah anda mengambil berat tentang dirinya.
20. Berbincanglah dengan isteri sebelum sesuatu keputusan dibuat. Walaupun suami megah ada kuasa veto, tak jadi bapok kalau pendapat isteri diambil kira. Pokok pangkalnya ialah timbangrasa dan saling menghargai. Cubalah ketepikan ego yang keterlaluan. Bukannya laku bila dah mati nanti.
21. Dalami agama dan bimbinglah anak isteri dengan ikhlas seperti yang dituntut agama. Ingat, kalau seorang suami masuk syurga, besar kemungkinan isteri pun masuk syurga. Kalau suami masuk neraka belum tentu isteri juga masuk neraka. Kalau isteri masuk neraka, besar kemungkinan suami juga masuk NERAKA tapi kalau isteri masuk syurga belum tentu suami pun masuk syurga.Ini bukan rekaan saya tapi saya dengar dari seorang ustaz.
22. Berusahalah dengan ikhlas untuk mempertahankan keharmonian rumahtangga. Jangan buat apa yang isteri tak suka. Percayalah, kalau suami buat baik sekali dengan isteri, isteri balas sepuluh kali
23. Jangan buat donno kalau isteri merajuk atau berkecil hati. Kalau perlu minta maaf, minta maaf, kalau perlu dipujuk, pujuk. Hati orang pompuan ni sensitif. Kalau kami rasa suami tak ambil kisah, perasaan bagai dihiris-hiris. Perkara yang dipandang remeh oleh suami boleh menjadi kanser kepada isteri. Kepada para suami khususnya dan kaum lelaki amnya, janganlah dianggap masalah hati dan perasaan orang perempuan ni enteng sahaja.
Allah s.w.t. berfirman, “Dan ketahuilah bahawasanya Allah mengetahui apa yang didalam hatimu, sebab itu berhati-hatilah dengan Tuhan”
Tuesday, October 12, 2010
..:Doa:..
Ya Allah …
Aku berdoa untuk seorang lelaki
yang akan menjadi sebahagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintai-Mu
lebih dari segala sesuatu
Seorang lelaki yang akan meletakkanku
pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang lelaki yang hidup
bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu
Wajah tampan dan daya tarik fisik bagiku tidaklah penting
Yang terpenting adalah sebuah hati
yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau ya Allah
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak
tidak hanya otak yang cerdas
Seorang lelaki yang tidak hanya mencintaiku tapi
juga menghormatiku
Seorang lelaki yang tidak hanya memujaku tetapi
juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah
Seseorang yang mencintaiku bukan kerana
kecantikanku tapi kerana hatiku
Seorang lelaki yang dapat menjadi sahabat
terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa
sebagai seorang wanita ketika aku berada di sisinya
Ya Allah….
Aku tidak meminta seorang yang sempurna
namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu
Seorang lelaki yang menginginkan semangatku
sebagai peneguh di jalan dakwah
Seorang lelaki yang menginginkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang menginginkan senyumanku untuk
mengatasi segala kesedihannya
Seseorang yang memerlukankan diriku untuk
membuat hidupnya menjadi sempurna
Ya Allah….
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu
sehingga aku dapat mencintainya dengan sekadar cintaku
Berikanlah sifat yang lembut sehingga
kecantikanku datang dari-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu
mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat
melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk
dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata
bijaksana,
mampu memberikan semangat serta
mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk
dirinya setiap pagi
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku
berharap kami berdua dapat mengatakan:
"Betapa Maha Besarnya Engkau kerana telah
memberikan kepadaku pasangan yang dapat
membuat hidupku menjadi sempurna."
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami
bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya
indah pada waktu yang telah Engkau tentukan
Amin….
Aku berdoa untuk seorang lelaki
yang akan menjadi sebahagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintai-Mu
lebih dari segala sesuatu
Seorang lelaki yang akan meletakkanku
pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang lelaki yang hidup
bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu
Wajah tampan dan daya tarik fisik bagiku tidaklah penting
Yang terpenting adalah sebuah hati
yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau ya Allah
Dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup
sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak
tidak hanya otak yang cerdas
Seorang lelaki yang tidak hanya mencintaiku tapi
juga menghormatiku
Seorang lelaki yang tidak hanya memujaku tetapi
juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah
Seseorang yang mencintaiku bukan kerana
kecantikanku tapi kerana hatiku
Seorang lelaki yang dapat menjadi sahabat
terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa
sebagai seorang wanita ketika aku berada di sisinya
Ya Allah….
Aku tidak meminta seorang yang sempurna
namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu
Seorang lelaki yang menginginkan semangatku
sebagai peneguh di jalan dakwah
Seorang lelaki yang menginginkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang menginginkan senyumanku untuk
mengatasi segala kesedihannya
Seseorang yang memerlukankan diriku untuk
membuat hidupnya menjadi sempurna
Ya Allah….
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu
sehingga aku dapat mencintainya dengan sekadar cintaku
Berikanlah sifat yang lembut sehingga
kecantikanku datang dari-Mu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu
mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat
melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk
dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata
bijaksana,
mampu memberikan semangat serta
mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk
dirinya setiap pagi
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku
berharap kami berdua dapat mengatakan:
"Betapa Maha Besarnya Engkau kerana telah
memberikan kepadaku pasangan yang dapat
membuat hidupku menjadi sempurna."
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami
bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya
indah pada waktu yang telah Engkau tentukan
Amin….
Sunday, September 26, 2010
..:Meniti jalan,Menghitung hari:..
Firman Allah S.W.T yang bermaksud:"Tiap-tiap yang bernyawa akan merasai mati dan bahawasanya pada hari kiamat sahajalah akan disempurnakan balasan kamu. Ketika itu sesiapa yang dijauhkan dari Neraka dan dimasukkan ke Syurga maka sesungguhnya dia telah berjaya dan (ingatlah bahawa) kehidupan di dunia ini(meliputi segala kemewahannya dan pangkat kebesarannya) tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya" Ali Imran (3:185)
Pengalaman mengajarku erti kehidupan walaupun perit,ku telan jua. Seringkali terjatuh,namun tidak semestinya akan jatuh lagi. Kepayahan yang melanda diri,kini ku menghayati langkah demi langkah takut akan tersadung lagi.
Mimpi yang sering kuharapkan menjadi kenyataan namun tidak kesampaian. Ya Allah,inginku hentikan langkah ini bagaikan aku tidak mampu untuk bertahan,semangatku tenggelam lemah tidak bermaya,namun hati ini berbisik inilah dugaan.
Kini mataku terbuka luas adanya hikmah dugaan dengan menguji keimananku. Tidak akan dilontarkannya ujian diluar kekuatan setiap diri insani. Ya Allah,pimpinlah daku untuk bangkit semula meneruskan langkah perjuangan ini,cekalkan hati dan semangatku,kurniakan ketabahan agar menjadi kenyataan.
Ku mengharap pada-Mu ya Allah...terimalah taubatku,ampunilah dosa-dosaku,sesungguhnya Engkau yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Jika jodohku telah ada,telah tetap tarikhnya untuk diijabkan,diri ini REDHA dengan ketentuan-Mu. Namun mestilah ada persediaan sebelum diijab kabulkan. Berilah peluang padaku ya Allah untuk persediaan itu kerana 'tunangku' sering berkunjung tiba aku tidak terdaya lagi.
Ampunilah dosa-dosaku...amin,amin,amin ya Rabbalalamin...
Pengalaman mengajarku erti kehidupan walaupun perit,ku telan jua. Seringkali terjatuh,namun tidak semestinya akan jatuh lagi. Kepayahan yang melanda diri,kini ku menghayati langkah demi langkah takut akan tersadung lagi.
Mimpi yang sering kuharapkan menjadi kenyataan namun tidak kesampaian. Ya Allah,inginku hentikan langkah ini bagaikan aku tidak mampu untuk bertahan,semangatku tenggelam lemah tidak bermaya,namun hati ini berbisik inilah dugaan.
Kini mataku terbuka luas adanya hikmah dugaan dengan menguji keimananku. Tidak akan dilontarkannya ujian diluar kekuatan setiap diri insani. Ya Allah,pimpinlah daku untuk bangkit semula meneruskan langkah perjuangan ini,cekalkan hati dan semangatku,kurniakan ketabahan agar menjadi kenyataan.
Ku mengharap pada-Mu ya Allah...terimalah taubatku,ampunilah dosa-dosaku,sesungguhnya Engkau yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Jika jodohku telah ada,telah tetap tarikhnya untuk diijabkan,diri ini REDHA dengan ketentuan-Mu. Namun mestilah ada persediaan sebelum diijab kabulkan. Berilah peluang padaku ya Allah untuk persediaan itu kerana 'tunangku' sering berkunjung tiba aku tidak terdaya lagi.
Ampunilah dosa-dosaku...amin,amin,amin ya Rabbalalamin...
Sunday, August 29, 2010
..::Tugasan Yang Perlu Diselesaikan::..
Bermulanya tugasan baru di BKKIMM. Rasa serba salah dibuatnya. Saya juga syaghal dengan program lain. Hmm..paling dekat dengan saya ialah program Badar Al-Kubra. Program yang menjalinkan ukhwah sesama ahli BKKIMM. Banyak objektif yang ingin ditegakkan. Dalam program ini adalah menerangkan tentang peperangan Badar. Semoga berjalan dengan lancar program ini dengan harapan lebih mempertingkatkan kemantapan ukhuwah. Seperti tema yang telah saya bersama rakan setuju untuk dibentangkan iaitu "Menyusuri Sirah Kemantapan ukhuwah".
Ada lagi satu program iaitu Unit Sambutan Mahasiswa/wi Baru. Itu adalah program yang telah diadakan bagi mahasiswa/wi baru. Selamat datang diucapkan,ahlan wasahlan di bumi Anbiya'. Semoga mereka selesa dengan layanan kami iaitu di barisan AJKT sendiri dan juga ahli-ahli BKKIMM. Segala kekurangan dan kelebihan itu adalah datang daripada Allah S.W.T. Saya mengharapkan kekuatan,ketabahan,kesabaran dan redha dalam kehidupan saya di bumi Nabiya' ini. Semoga Allah makbulkan.Amin,amin,amin,ya Rabbalalamin...
Ada lagi satu program iaitu Unit Sambutan Mahasiswa/wi Baru. Itu adalah program yang telah diadakan bagi mahasiswa/wi baru. Selamat datang diucapkan,ahlan wasahlan di bumi Anbiya'. Semoga mereka selesa dengan layanan kami iaitu di barisan AJKT sendiri dan juga ahli-ahli BKKIMM. Segala kekurangan dan kelebihan itu adalah datang daripada Allah S.W.T. Saya mengharapkan kekuatan,ketabahan,kesabaran dan redha dalam kehidupan saya di bumi Nabiya' ini. Semoga Allah makbulkan.Amin,amin,amin,ya Rabbalalamin...
Saturday, August 21, 2010
Alhamdulillah...
Setelah sekian lama menanti,saya telah mendapat jawapan yang seharusnya saya mengetahui dari awal lagi. Sentiasa bersama kawan-kawan mengharungi liku-liku kehidupan di bumi Anbiya' ini. Sering kali lemah,saya bersujud meminta pada yang Esa agar diberi kekuatan. Saya juga meminta emak dan ayah saya berdoa agar saya berjaya dan pulang dengan segulung ijazah. Setiap kali saya berasa ingin jatuh,sahabat-sahabat sayalah membantu saya untuk meneruskan perjuangan. Tatkala sepi,sahabat-sahabat saya jualah memberi kata-kata semangat.
Air mata setitis demi setitis berjuraian. Alhamdulillah ada juga sahabat sanggup bersama-sama meniti jambatan yang hampir runtuh. Tetapi ada juga yang memberi idea yang agak bernas. Saya menerima dengan hati yang terbuka kerana sifat sabar dan redha itu ada. Ketika hablah(ketua syuun) memberitahu tentang natijah,saya senyum lalu beristighfar dan mengucap syukur walaupun dalam hati ini dirundum pilu. Tidak terkata dek lidah kelu seribu bahasa. Bagaimana saya ingin memberitahu emak dan ayah saya?? Saya teruskan perjalanan saya.
Penantian itu satu penyeksaan. Alhamdulillah pada hari ini keputusan yang dinanti telah pun diterima. Saya berjalan menuju ke kuliah dengan harapan semoga apa yang saya dapat saya akan menerima dengan sabar dan redha. Alhamdulillah dengan berkat kesabaran yang ada,saya dapat menerima dengan hati terbuka dan seterusnya. Tetapi saya tetap pelik. Kerana Allah tahu saya mampu untuk bertahan dan kuat menempuh dugaan-Nya jadi inilah dugaan yang saya dapat. Saya akan teruskan juga perjuangan saya walau apa pun yang terjadi.
Demikian itulah,saya mengambil keputusan untuk pulang ke Malaysia untuk mengambil semangat baru untuk meneruskan perjuangan ini. InsyaAllah..banyak hikmah dari-Nya...amin,amin,amin,ya Rabbalalamin...
Air mata setitis demi setitis berjuraian. Alhamdulillah ada juga sahabat sanggup bersama-sama meniti jambatan yang hampir runtuh. Tetapi ada juga yang memberi idea yang agak bernas. Saya menerima dengan hati yang terbuka kerana sifat sabar dan redha itu ada. Ketika hablah(ketua syuun) memberitahu tentang natijah,saya senyum lalu beristighfar dan mengucap syukur walaupun dalam hati ini dirundum pilu. Tidak terkata dek lidah kelu seribu bahasa. Bagaimana saya ingin memberitahu emak dan ayah saya?? Saya teruskan perjalanan saya.
Penantian itu satu penyeksaan. Alhamdulillah pada hari ini keputusan yang dinanti telah pun diterima. Saya berjalan menuju ke kuliah dengan harapan semoga apa yang saya dapat saya akan menerima dengan sabar dan redha. Alhamdulillah dengan berkat kesabaran yang ada,saya dapat menerima dengan hati terbuka dan seterusnya. Tetapi saya tetap pelik. Kerana Allah tahu saya mampu untuk bertahan dan kuat menempuh dugaan-Nya jadi inilah dugaan yang saya dapat. Saya akan teruskan juga perjuangan saya walau apa pun yang terjadi.
Demikian itulah,saya mengambil keputusan untuk pulang ke Malaysia untuk mengambil semangat baru untuk meneruskan perjuangan ini. InsyaAllah..banyak hikmah dari-Nya...amin,amin,amin,ya Rabbalalamin...
Thursday, August 19, 2010
Kelas Pengajian
Pada kali ini saya ingin berkongsi bersama sahabat-sahabat dengan kelas pengajian yang saya ikuti di Mesir. Antara kelas pengajian yang paling ulung sekali adalah kelas pengajian Syeikh Nuruddin. Alhamdulillah pada kali saya rasa lebih bersemangat lagi untuk bertalaki bersama sahabat-sahabat seperjuangan saya. Walaupun cuaca agak terlalu panas, saya bersama sahabat-sahabat saya teruskan juga perjuangan kami.
Kelas tafaquh fiddin ini diadakan di rumah Kedah baru di Akhir mahattoh,sabie' dan waktu pengajian diadakan pada waktu petang dan malam. Saya bersama sahabat-sahabat saya pergi di waktu malam sahaja. Alhamdulillah ramai yang mengikuti kelas pengajian ini.
Dikesempatan itu, saya mengambil iktibar dengan apa yang telah diajar oleh Syeikh Nuruddin. Salah satu yang menarik perhatian saya di kelas pengajian adalah tentang semut. Dia juga makhluk Allah walaupun tidak ada akal fikiran. Yang sentiasa bertasbih kepada Allah yang menciptakannnya. Saya begitu tertarik tentang kisah ini.
Alhamdulillah..sedar tidak sedar telah lapan hari berpuasa. Saya gembira masih dapat lagi bersama-sama teman seperjuangan. Dalam hati ini hanya Tuhan sahaja tahu bagaimana runsingnya memikirkan keadaan masa akan datang. Wahai hati tabahlah...
Kelas tafaquh fiddin ini diadakan di rumah Kedah baru di Akhir mahattoh,sabie' dan waktu pengajian diadakan pada waktu petang dan malam. Saya bersama sahabat-sahabat saya pergi di waktu malam sahaja. Alhamdulillah ramai yang mengikuti kelas pengajian ini.
Dikesempatan itu, saya mengambil iktibar dengan apa yang telah diajar oleh Syeikh Nuruddin. Salah satu yang menarik perhatian saya di kelas pengajian adalah tentang semut. Dia juga makhluk Allah walaupun tidak ada akal fikiran. Yang sentiasa bertasbih kepada Allah yang menciptakannnya. Saya begitu tertarik tentang kisah ini.
Alhamdulillah..sedar tidak sedar telah lapan hari berpuasa. Saya gembira masih dapat lagi bersama-sama teman seperjuangan. Dalam hati ini hanya Tuhan sahaja tahu bagaimana runsingnya memikirkan keadaan masa akan datang. Wahai hati tabahlah...
Sunday, August 15, 2010
Ramadhan Kareem...
Alhamdulillah akhirnya telah masuk juga bulan Ramadhan. Di kesempatan Sempena bulan Ramadhan ini,saya dan kawan-kawan saya solat jemaah bersama-sama di Masjid Apollo yang berdekatan dengan pasaraya Mahmal. Suasana bulan Ramadhan di Mesir berbeza dengan Malaysia. Walaupun setiap rakaat solatnya sama,ada sahaja perbezaannya. Di Mesir orang-orang Arab akan terus untuk sembahyang. Diantara rakaat yang ke empat dan lima sembahyang Tarawih mereka akan memberi tazkirah dan orang melayu pula adanya bacaan doa. Paling saya kagumi sekali adalah ketika sembahyang witir yang terakhir akan dibacakan Qunut selama satu bulan di bulan puasa ini.
Takjubkan??Memang seronok apabila sembahyang berjemaah dengan orang-orang arab di sini. Cara dan budaya memang berbeza tetapi cukup menarik apabila diperhatikan cuma ada juga yang tidak menarik. Apabila saya mendengar bacaan ayat-ayat suci Al-Quran yang dialunkan oleh Imam masjid itu,saya sangat terharu. Ada lagi yang dikagumi iaitu bacaan ayat-ayat suci Al-Quran dibaca dengan nada yang boleh membuatkan saya rasa tersentuh dengan maksud-maksud yang tersurat. Amat pilu sekali.
Pada kali ini,bulan puasa di Mesir waktunya telah bertukar hanya empat tahun sekali. Memang saya tidak menyangka ada juga seperti ini. Namun saya tetap merasakan keseronokan di sini walaupun masih lagi belum pulang ke Tanah Air selama tiga tahun.
Saya bersyukur kerana masih berpijak di bumi yang bertuah ini dengan harapan saya dapat menggarapkan lagi impian saya. Alhamdulillah...
Takjubkan??Memang seronok apabila sembahyang berjemaah dengan orang-orang arab di sini. Cara dan budaya memang berbeza tetapi cukup menarik apabila diperhatikan cuma ada juga yang tidak menarik. Apabila saya mendengar bacaan ayat-ayat suci Al-Quran yang dialunkan oleh Imam masjid itu,saya sangat terharu. Ada lagi yang dikagumi iaitu bacaan ayat-ayat suci Al-Quran dibaca dengan nada yang boleh membuatkan saya rasa tersentuh dengan maksud-maksud yang tersurat. Amat pilu sekali.
Pada kali ini,bulan puasa di Mesir waktunya telah bertukar hanya empat tahun sekali. Memang saya tidak menyangka ada juga seperti ini. Namun saya tetap merasakan keseronokan di sini walaupun masih lagi belum pulang ke Tanah Air selama tiga tahun.
Saya bersyukur kerana masih berpijak di bumi yang bertuah ini dengan harapan saya dapat menggarapkan lagi impian saya. Alhamdulillah...
Monday, July 26, 2010
Saat-saat KEMATIAN
Seorang manusia yang diberi nama Obi baru pulang dari hotel mewah bersama isteri mudanya,telah diserang sakit jantung ketika berada didalam bilik air lalu jatuh. Ketika dipembaringan, nafasnya naik turun dan naik turun menanti sakaratulmaut. Nafasnya mulai kuat kedengaran,nazak menghampiri,menghempas pulas,bagai dirobek jantungnya.
"Dimana aku??dimana aku??" "Mahu isteri muda?" "Aku tidak mahu..!" "Apa yang engkau mahu?" "Panjangkan umurku", "Panjang umur?" "Berapa tahun?seratus tahun?" "Ya seratus tahun", "Telah hidup 63 tahun masih tidak cukup??tidak puas hidup?tidak kenyang makan maksiat??"
Sedetik lagi sakaratul maut datang. Izrael datang. Malaikat turut datang,diambang sakaratulmaut. Semakin tegang,sendat,sempit,kedinginan,menjalar ke seluruh jasad. Obi diambang resah,geisah,keluh kesah,dan merintih.
"Panas!dahaga!haus!panas..!!" Air tujuh lautan diteguk,kelaparan merobek usus-usus. Syaitan datang mengondong-ngondong mahu murtadkan aku. Nenek datang cu..dahaga cu..lapar cu..ambil bagana ini,penuh dengan madu,masuk syurga minum air ini. Ibuku menggoyangkan buah susu,ini ibumu,susu ini yang membesarkanmu,buang Islam,mestilah dalam agama Yahudi. Ayah....mestilah dalam agama Yahudi anakku,kematian itulah asuk ke Syurga.
Ucaplah "LAILAHAILLALLAH....!" "Tidak...!" "Tidak...!" "Tidak...!"
Ucaplah "LAILAHAILLALLAH....!" "Tidak...!" "Tidak...!" "Tidak...!"
"Rumahku,mercedesku,wangku,saham-sahamku,kilang-kilangku,anak-anakku,isteri-isteriku,dan dunia-duniaku".
Sakaratulmaut datang,pak lebai dipanggil,puncak desir angin,lidahku kelu. Sakaratulmauuuut..! Manusia jubah hitam, "mari ikut kami!"
Manusia jubah hijau, "mari ikut kami!"
Cahaya putih,cahaya merah,kilatan hitam datang.
"Apa ini??apa ini??"
Akulah sakaratulmaut....!!!
Kedinginan menjalar perlahan-lahan,dari hujung rambut ke hujung kaki. Datang Malaikat Maut di kepalaku.
"Hai manusia yang keji!keluarlah dari kemurkaan Allah!!"
Roh berseluroh ditubuhku,lalu INNALILLAHIWAINNAILAIHIRAJI'UN...
Bau bangkai busuk,tuliskan amalan ruh,dan malaikat menduduki aku.
"Siapa Tuhanmu?" "Aku tidak tahu...!"
"siapa lelaki ini yang datang padamu?" "Aku tidak tahu...!"
Datanglah kepadaku yang hodoh wajahnya,buruk pakaian,busuk baunya,"siapa engkau?" "Akulah amalanmu yang keji...!"
Diazab dan diseksa,menunggu dan tunggu..
"Mana anakku yang soleh??mana anakku seorang peguam??mana anakku seorang jurutera??mana anakku seorang arkitek??mana anakku seorang profesor??
MANA....??!"
"Dimana aku??dimana aku??" "Mahu isteri muda?" "Aku tidak mahu..!" "Apa yang engkau mahu?" "Panjangkan umurku", "Panjang umur?" "Berapa tahun?seratus tahun?" "Ya seratus tahun", "Telah hidup 63 tahun masih tidak cukup??tidak puas hidup?tidak kenyang makan maksiat??"
Sedetik lagi sakaratul maut datang. Izrael datang. Malaikat turut datang,diambang sakaratulmaut. Semakin tegang,sendat,sempit,kedinginan,menjalar ke seluruh jasad. Obi diambang resah,geisah,keluh kesah,dan merintih.
"Panas!dahaga!haus!panas..!!" Air tujuh lautan diteguk,kelaparan merobek usus-usus. Syaitan datang mengondong-ngondong mahu murtadkan aku. Nenek datang cu..dahaga cu..lapar cu..ambil bagana ini,penuh dengan madu,masuk syurga minum air ini. Ibuku menggoyangkan buah susu,ini ibumu,susu ini yang membesarkanmu,buang Islam,mestilah dalam agama Yahudi. Ayah....mestilah dalam agama Yahudi anakku,kematian itulah asuk ke Syurga.
Ucaplah "LAILAHAILLALLAH....!" "Tidak...!" "Tidak...!" "Tidak...!"
Ucaplah "LAILAHAILLALLAH....!" "Tidak...!" "Tidak...!" "Tidak...!"
"Rumahku,mercedesku,wangku,saham-sahamku,kilang-kilangku,anak-anakku,isteri-isteriku,dan dunia-duniaku".
Sakaratulmaut datang,pak lebai dipanggil,puncak desir angin,lidahku kelu. Sakaratulmauuuut..! Manusia jubah hitam, "mari ikut kami!"
Manusia jubah hijau, "mari ikut kami!"
Cahaya putih,cahaya merah,kilatan hitam datang.
"Apa ini??apa ini??"
Akulah sakaratulmaut....!!!
Kedinginan menjalar perlahan-lahan,dari hujung rambut ke hujung kaki. Datang Malaikat Maut di kepalaku.
"Hai manusia yang keji!keluarlah dari kemurkaan Allah!!"
Roh berseluroh ditubuhku,lalu INNALILLAHIWAINNAILAIHIRAJI'UN...
Bau bangkai busuk,tuliskan amalan ruh,dan malaikat menduduki aku.
"Siapa Tuhanmu?" "Aku tidak tahu...!"
"siapa lelaki ini yang datang padamu?" "Aku tidak tahu...!"
Datanglah kepadaku yang hodoh wajahnya,buruk pakaian,busuk baunya,"siapa engkau?" "Akulah amalanmu yang keji...!"
Diazab dan diseksa,menunggu dan tunggu..
"Mana anakku yang soleh??mana anakku seorang peguam??mana anakku seorang jurutera??mana anakku seorang arkitek??mana anakku seorang profesor??
MANA....??!"
Sunday, July 18, 2010
Surah An-Naba' ayat 18...
Hari kiamat kisah 12 kumpulan:-
1)Tidak berkaki dan Tidak bertangan
-mereka menyakiti hati jiran mereka.
2)Bentuk menyerupai seekor khinzir
-orang yang meringankan solat.
3)Bentuk keldai,perut penuh dengan ular dan kalajengking
-orang yang enggan membayar zakat.
4)Diiringi dengan pancutan darah keluar dari mulut
-berdusta dalam berjual beli.
5)Berbau busuk daripada bangkai
-sembunyi kelakuan derhaka takut diketahui manusia tetapi tidak takut kepada Allah.
6)Kepala terputus daripada badan
-menjadi saksi palsu.
7)Tidak ada lidah dan dari mulut keluar darah dan nanah
-enggan menjadi saksi kebenaran
8)Keadaan terbalik kepala dibawah dan kaki diatas
-membuat zina dan mati sebelum bertaubat.
9)Berwajah hitam gelap dan bermata biru
-didalam diri mereka ada darah gemuruh dan makan harta anak yatim secara haram.
10)Penuh sopak dan kusta
-derhaka kepada kedua ibubapanya.
11)Buta,gigi menunjang seperti tanduk,bibirnya berjuntai lebar ke dada dan lidahnya terjulur memanjang ke perut
-orang yang suka minum arak.
12)Wajah bersinar-sinar umpama bulan purnama melalui titian sirat seperti kilat,maka di hari kiamat nanti datanglah suara yang menyeru kepada golongan ini iaitu suara dari Allah..
-beramal soleh dan berbuat baik.
-menjauhi derhaka.
-pelihara solat lima waktu.
-ketika meninggal dunia dalam keadaan bertaubat.
-mendapat syurga dan keampunan.
1)Tidak berkaki dan Tidak bertangan
-mereka menyakiti hati jiran mereka.
2)Bentuk menyerupai seekor khinzir
-orang yang meringankan solat.
3)Bentuk keldai,perut penuh dengan ular dan kalajengking
-orang yang enggan membayar zakat.
4)Diiringi dengan pancutan darah keluar dari mulut
-berdusta dalam berjual beli.
5)Berbau busuk daripada bangkai
-sembunyi kelakuan derhaka takut diketahui manusia tetapi tidak takut kepada Allah.
6)Kepala terputus daripada badan
-menjadi saksi palsu.
7)Tidak ada lidah dan dari mulut keluar darah dan nanah
-enggan menjadi saksi kebenaran
8)Keadaan terbalik kepala dibawah dan kaki diatas
-membuat zina dan mati sebelum bertaubat.
9)Berwajah hitam gelap dan bermata biru
-didalam diri mereka ada darah gemuruh dan makan harta anak yatim secara haram.
10)Penuh sopak dan kusta
-derhaka kepada kedua ibubapanya.
11)Buta,gigi menunjang seperti tanduk,bibirnya berjuntai lebar ke dada dan lidahnya terjulur memanjang ke perut
-orang yang suka minum arak.
12)Wajah bersinar-sinar umpama bulan purnama melalui titian sirat seperti kilat,maka di hari kiamat nanti datanglah suara yang menyeru kepada golongan ini iaitu suara dari Allah..
-beramal soleh dan berbuat baik.
-menjauhi derhaka.
-pelihara solat lima waktu.
-ketika meninggal dunia dalam keadaan bertaubat.
-mendapat syurga dan keampunan.
Saturday, June 26, 2010
peringatan
Berkata Umar ra, " Banyakkan lah mengingati Neraka. Panasnya amat sangat, dasarnya amat dalam dan tutupnya besi." Berkata Abi Said Al Khudri, dia berkata, " RasuLULLAH saw mendengar gegaran suara yang mengerikan. Maka Ketika Jibril as datang kepada Baginda dan Baginda bertanya, " Suara apakah itu wahai Jibril?" Jibril menjawab," Inilah satu suara batu yang dijatuhkan ke mulut Jahannam sejak 70 tahun. Dan kini baru sampai ke dasarnya. Maka ALLAH swt suka memperdengar bunyinya kepadamu. Maka tidak terlihat oleh RasuLULLAH saw tertawa sehingga ALLAH mencabut nyawanya." YA BAARI',YA GHAFFUR,YA HASIIB, ampuni dosa kami, selamatkan kami dari menzalimi diri sendiri, selamatkan ibu ayah kami dari NerakaMU yg pedih. Tak tertanggung kami dgn apiMU, siksaMU. Ingati kami dgn azabMU pbila kami terlalai
“cintailah yg mencipta lebih drpd yg dicipta krn yg mencipta itulah yg mencipta yg dicipta n mencipta cinta untuk dicipta mencinta yg mencipta n yg dicipta..”
HIKMAH DIAM: 1. Sebagai ibadah tanpa bersusah payah. 2. Perhiasan tanpa berhias. 3. Kehebatan tanpa kerajaan. 4. Benteng tanpa pagar. 5. Kekayan tanpa meminta maaf kpd orang. 6. Istirehat bagi kedua malaikat pencatat amal. 7. Menutupi segala aib.
4:08 PM 6/26 Rasulullah S.A.W tlah bersabda, "Akn dtang wktunya umatku akan mencintai lima dan lupa yg lima :1. Mereka cinta kepada dunia tp mereka lupa kepada akhirat. 2. Mereka cinta kepada harta benda tp mereka lupa kepada hisab. 3. Mereka cinta kepada makhluk tp mereka lupa kepada Al-Khaliq. 4. Mereka cinta kepada dosa tp mereka lupa untuk bertaubat. 5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah tp mereka lupa kepada kubur." 11:45 PM 6/25 nilah doa Nabi saw ketika mjelang bulan rejab n syaaban..& Nabi akan benti bdoa bila masuk bulan ramadhan. اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان ” Ya Allah berkatilah kami pada bulan Rejab dan Syaaban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan “ [Hadis riwayat Ahmad dan at Tabrani, daripada Anas
“cintailah yg mencipta lebih drpd yg dicipta krn yg mencipta itulah yg mencipta yg dicipta n mencipta cinta untuk dicipta mencinta yg mencipta n yg dicipta..”
HIKMAH DIAM: 1. Sebagai ibadah tanpa bersusah payah. 2. Perhiasan tanpa berhias. 3. Kehebatan tanpa kerajaan. 4. Benteng tanpa pagar. 5. Kekayan tanpa meminta maaf kpd orang. 6. Istirehat bagi kedua malaikat pencatat amal. 7. Menutupi segala aib.
4:08 PM 6/26 Rasulullah S.A.W tlah bersabda, "Akn dtang wktunya umatku akan mencintai lima dan lupa yg lima :1. Mereka cinta kepada dunia tp mereka lupa kepada akhirat. 2. Mereka cinta kepada harta benda tp mereka lupa kepada hisab. 3. Mereka cinta kepada makhluk tp mereka lupa kepada Al-Khaliq. 4. Mereka cinta kepada dosa tp mereka lupa untuk bertaubat. 5. Mereka cinta kepada gedung-gedung mewah tp mereka lupa kepada kubur." 11:45 PM 6/25 nilah doa Nabi saw ketika mjelang bulan rejab n syaaban..& Nabi akan benti bdoa bila masuk bulan ramadhan. اللهم بارك لنا فى رجب وشعبان وبلغنا رمضان ” Ya Allah berkatilah kami pada bulan Rejab dan Syaaban dan sampaikanlah kami ke bulan Ramadhan “ [Hadis riwayat Ahmad dan at Tabrani, daripada Anas
Friday, June 25, 2010
embryology
HISTORY:
As recently as the 18th century, the prevailing notion in human embryology was preformation: the idea that semen contains an embryo — a preformed, miniature infant, or "homunculus" — that simply becomes larger during development. The competing explanation of embryonic development was epigenesis, originally proposed 2,000 years earlier by Aristotle. According to epigenesis, the form of an animal emerges gradually from a relatively formless egg. As microscopy improved during the 19th century, biologists could see that embryos took shape in a series of progressive steps, and epigenesis displaced preformation as the favored explanation among embryologists.[1]
Modern embryological pioneers include Gavin de Beer, Charles Darwin, Ernst Haeckel, J.B.S. Haldane, and Joseph Needham, while much early embryology came from the work of Aristotle and the great Italian anatomists: Aldrovandi, Aranzio, Leonardo da Vinci, Marcello Malpighi, Gabriele Falloppia, Girolamo Cardano, Emilio Parisano, Fortunio Liceti, Stefano Lorenzini, Spallanzani, Enrico Sertoli, Mauro Rusconi, etc.[2] Other important contributors include William Harvey, Kaspar Friedrich Wolff, Heinz Christian Pander, Karl Ernst von Baer, and August Weismann.
After the 1950s, with the DNA helical structure being unravelled and the increasing knowledge in the field of molecular biology, developmental biology emerged as a field of study which attempts to correlate the genes with morphological change, and so tries to determine which genes are responsible for each morphological change that takes place in an embryo, and how these genes are regulated.
Vertebrate and invertebrate embryology:
Many principles of embryology apply to both invertebrate animals as well as to vertebrates.[3] Therefore, the study of invertebrate embryology has advanced the study of vertebrate embryology. However, there are many differences as well. For example, numerous invertebrate species release a larva before development is complete; at the end of the larval period, an animal for the first time comes to resemble an adult similar to its parent or parents. Although invertebrate embryology is similar in some ways for different invertebrate animals, there are also countless variations. For instance, while spiders proceed directly from egg to adult form many insects develop through at least one larval stage.
As recently as the 18th century, the prevailing notion in human embryology was preformation: the idea that semen contains an embryo — a preformed, miniature infant, or "homunculus" — that simply becomes larger during development. The competing explanation of embryonic development was epigenesis, originally proposed 2,000 years earlier by Aristotle. According to epigenesis, the form of an animal emerges gradually from a relatively formless egg. As microscopy improved during the 19th century, biologists could see that embryos took shape in a series of progressive steps, and epigenesis displaced preformation as the favored explanation among embryologists.[1]
Modern embryological pioneers include Gavin de Beer, Charles Darwin, Ernst Haeckel, J.B.S. Haldane, and Joseph Needham, while much early embryology came from the work of Aristotle and the great Italian anatomists: Aldrovandi, Aranzio, Leonardo da Vinci, Marcello Malpighi, Gabriele Falloppia, Girolamo Cardano, Emilio Parisano, Fortunio Liceti, Stefano Lorenzini, Spallanzani, Enrico Sertoli, Mauro Rusconi, etc.[2] Other important contributors include William Harvey, Kaspar Friedrich Wolff, Heinz Christian Pander, Karl Ernst von Baer, and August Weismann.
After the 1950s, with the DNA helical structure being unravelled and the increasing knowledge in the field of molecular biology, developmental biology emerged as a field of study which attempts to correlate the genes with morphological change, and so tries to determine which genes are responsible for each morphological change that takes place in an embryo, and how these genes are regulated.
Vertebrate and invertebrate embryology:
Many principles of embryology apply to both invertebrate animals as well as to vertebrates.[3] Therefore, the study of invertebrate embryology has advanced the study of vertebrate embryology. However, there are many differences as well. For example, numerous invertebrate species release a larva before development is complete; at the end of the larval period, an animal for the first time comes to resemble an adult similar to its parent or parents. Although invertebrate embryology is similar in some ways for different invertebrate animals, there are also countless variations. For instance, while spiders proceed directly from egg to adult form many insects develop through at least one larval stage.
Tuesday, June 22, 2010
mencari hati yang luhur...
carilah hatimu di 3 tempat...carilah hatimu ketika membaca al Quran, jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika solat, jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika bertafakur mengingati mati..jika kau tidak temui juga, maka berdoalah pd ALLAH, pinta hati yg baik dan hanya mengingatiNya..
Perbanyakkan selawat ke-atas Nabi
Pernah suatu ketika..sedang Rasulullah s.a.w berkumpul di dalam satu majlis bersama para sahabat..tiba2 bergenang air mata baginda s.a.w..Para sahabat gelisah melihat sesuatu yang tidak mereka senangi di wajah Rasulullah s.a.w..Apabila ditanyakan oleh Saidina Abu Bakar..baginda mengatakan bahawa baginda terlalu merindui umatnya yang disebut sebagai ikhwannya..Para sahabat merasa irihati sehinggakan Saidina Abu Bakar sekali lagi bertanya Rasulullah s.a.w.."Bukankah kami ini ikhwanmu?.."Rasulullah s.a.w menjawab.."Tidak,kamu semua adalah sahabatku..ikhwanku adalah umatku yg belum pernah melihatku tapi mereka beriman dan sangat mencintaiku..Aku sangat rindu untuk bertemu mereka.." Sama-sama kita perbanyakkan solawat..sollu 'alanNabii...
Wednesday, June 2, 2010
Surah Al-Kahfi
1)Ancaman terhadap kepercayaan Tuhan mempunyai anak -ayat 1-8.
2)Kisah Ashabul Kahfi -ayat 9-26.
3)Petunjuk-petunjuk tentang dakwah:-
-Teguran pada Nabi agar jangan mementingkan orang-orang terkemuka sahaja dalam
berdakwah -ayat 27-31.
-Tamsil kehidupan dunia dan orang-orang yang tertipu padanya -ayat 32-46.
-Beberapa kejadian di hari Qiamat dan kederhakaan iblis -ayat 47-53.
-Akibat tidak mengendahkan peringatan-peringatan Allah S.W.T -ayat 54-59.
4)Nabi Musa A.s mencari ilmu:-
-Nabi Musa A.s bertemu dengan Khidir A.s -ayat 60-70.
-Khidir membocorkan perahu -ayat 71-73.
-Khidir membunuh seorang anak -ayat 74-76.
-Khidir memperbetulkan dinding rumah -ayat 77.
-Hikmah-hikmah dari perbuatan Khidir -ayat 78-82.
5)Dzulqarnain dengan ya'juj dan ma'juj -ayat 83-101.
6)Azab bagi orang-orang musyrik dan Pahala bagi orang-orang mukmin:-
-Celakalah orang-orang musyrik -ayat 102.
-Amat rugilah orang-orang yang terpedaya dengan diri-sendiri -ayat 103-106.
-Syurga Firdaus bagi orang-orang yang beramal soleh -ayat 107-108.
7)Luasnya ilmu Allah tidak terhingga -ayat 109-110.
2)Kisah Ashabul Kahfi -ayat 9-26.
3)Petunjuk-petunjuk tentang dakwah:-
-Teguran pada Nabi agar jangan mementingkan orang-orang terkemuka sahaja dalam
berdakwah -ayat 27-31.
-Tamsil kehidupan dunia dan orang-orang yang tertipu padanya -ayat 32-46.
-Beberapa kejadian di hari Qiamat dan kederhakaan iblis -ayat 47-53.
-Akibat tidak mengendahkan peringatan-peringatan Allah S.W.T -ayat 54-59.
4)Nabi Musa A.s mencari ilmu:-
-Nabi Musa A.s bertemu dengan Khidir A.s -ayat 60-70.
-Khidir membocorkan perahu -ayat 71-73.
-Khidir membunuh seorang anak -ayat 74-76.
-Khidir memperbetulkan dinding rumah -ayat 77.
-Hikmah-hikmah dari perbuatan Khidir -ayat 78-82.
5)Dzulqarnain dengan ya'juj dan ma'juj -ayat 83-101.
6)Azab bagi orang-orang musyrik dan Pahala bagi orang-orang mukmin:-
-Celakalah orang-orang musyrik -ayat 102.
-Amat rugilah orang-orang yang terpedaya dengan diri-sendiri -ayat 103-106.
-Syurga Firdaus bagi orang-orang yang beramal soleh -ayat 107-108.
7)Luasnya ilmu Allah tidak terhingga -ayat 109-110.
Hadis peringatan..
Dalam hadis Nabi SAW disebutkan : Orang yang meninggalkan solat lebih besar dosanya dibanding dengan orang yang membakar 70 buah Al-Qur'an, membunuh 70 nabi Dan bersetubuh dengan ibunya di dalam Ka'bah. Dalam hadis yang lain disebutkan bahwa orang yang meninggalkan solat sehingga terlewat waktu, Kemudian dia mengqadanya, maka dia akan disiksa dalam neraka selama satu huqub. Satu huqub adalah delapan puluh tahun. Satu tahun terdiri dari 360 Hari, sedangkan satu Hari di akhirat perbandingannya adalah seribu tahun di dunia.Dasyatnya azab neraka.
Hadis Abu Hurairah r.a: Rasulullah s.a.w bersabda: Doa sseorang itu akn dikabulkn selagi dia tidak terburu-buru mnyebabkan dia berkata: Aku berdoa tetapi tidak dimakbulkan.
Hadis Ibnu Abbas r.a: Nabi s.a.w selalu berdoa setiap kali mendapat kesusahan. Di mana doanya: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
Hadis Abu Hurairah r.a: Rasulullah s.a.w bersabda: Doa sseorang itu akn dikabulkn selagi dia tidak terburu-buru mnyebabkan dia berkata: Aku berdoa tetapi tidak dimakbulkan.
Hadis Ibnu Abbas r.a: Nabi s.a.w selalu berdoa setiap kali mendapat kesusahan. Di mana doanya: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
Kata-kata Hikmah
Janganlah kamu bimbang andai kamu belum berpasangan tetapi bimbanglah andai imanmu akan berkurangan..
Janganlah kamu bimbang andai kamu tak tampan tetapi bimbanglah andai akhlakmu murahan..
Kejarlah & carilah cinta Allah nescaya andai kamu perolehinya seluruh makhluk Allah akan menyayangimu..
Jika kita tak dapat apa yang kita suka, sukailah apa yang kita telah dapat. All the best from Allah. Fahami erti syukur dalam kehidupan
Abdullah bin Mas'ud r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah bersabda kepada kami: Tidakkah kamu suka menjadi satu perempat ahli Syurga. Kata Abdullah: Kami pun bertakbir. Baginda bersabda lagi: Tidakkah kamu suka sekiranya menjadi satu pertiga ahli Syurga. Kata Abdullah: Kami pun bertakbir. Kemudian Baginda bersabda: Sesungguhnya aku berharap semoga kamu menjadi separuh dari ahli Syurga. Aku akan memberitahu perkara itu kepada kamu iaitu tentang keadaan orang-orang Islam yang berada di tengah-tengah orang Kafir, adalah seperti sehelai bulu putih pada lembu hitam atau seperti sehelai bulu hitam pada lembu putih.
Janganlah kamu bimbang andai kamu tak tampan tetapi bimbanglah andai akhlakmu murahan..
Kejarlah & carilah cinta Allah nescaya andai kamu perolehinya seluruh makhluk Allah akan menyayangimu..
Jika kita tak dapat apa yang kita suka, sukailah apa yang kita telah dapat. All the best from Allah. Fahami erti syukur dalam kehidupan
Abdullah bin Mas'ud r.a katanya: Rasulullah s.a.w telah bersabda kepada kami: Tidakkah kamu suka menjadi satu perempat ahli Syurga. Kata Abdullah: Kami pun bertakbir. Baginda bersabda lagi: Tidakkah kamu suka sekiranya menjadi satu pertiga ahli Syurga. Kata Abdullah: Kami pun bertakbir. Kemudian Baginda bersabda: Sesungguhnya aku berharap semoga kamu menjadi separuh dari ahli Syurga. Aku akan memberitahu perkara itu kepada kamu iaitu tentang keadaan orang-orang Islam yang berada di tengah-tengah orang Kafir, adalah seperti sehelai bulu putih pada lembu hitam atau seperti sehelai bulu hitam pada lembu putih.
Kejamnya Israel
Haluan Kelantan (31mei2010) ~Mari pakat2 solat hajat & doa skg, israel laknatullah tlh menyerang konvoi LL4Gaza di perairan Gaza sekejap td.. Kapal Mavi Marvara tlh ditembak dgn helikopter menyebabkan 3 terkorban & 30 cedera. Kapal tersebut yg dinaiki oleh relawan kita. Mohon Allah bantu relawan di Gaza skg ini. IHZIMHUM WANSURNA A'LAIHIM.. Kirimkan doa buat mereka saudara2 ku sekalian... Sebarkan berita ini kpd seramai mumkin yg dikenali..
Friday, May 28, 2010
Hadis
"Barangsiapa yang melakar suatu sunnah yang BAIK, maka baginya GANJARAN untuk perbuatan itu, dan perbuatan mereka yang menuruti sunnah itu hingga hari Qiamat, tidak berkurang walau sedikit pun pada ganjaran mereka.... Dan barangsiapa yang melakar suatu sunnah yang BURUK, maka ke atasnyalah DOSA akibat perbuatan itu dan DOSA sesiapa yang beramal dengan keburukan itu, hingga hari Qiamat, tidak berkurang walau sedikit pun pada DOSA mereka " (Al-Hadith)
Bismillahirrahmanirrahim…Ya Allah, beriknlah kami ksmptn waktu untk memohon dariMu..anugerahknlah kjyaan dlm peperiksaan kami ini..anugerahknlah kjyaan kpd smua rakan2 kami..jgn ada antara kami yg sedihnya sndirian..andai telah tulis d luhmahfuz akan kegagalan kami maka ubhlah mnjd kjyaan..Engkau yg Maha Agung, mudah2 an kptsn sem ini lbh cemerlang dr sebelumnya..Kjyaan mengiringi kami..berkatilah ilmuMu kpd kami agar dpt d manfaatkn ke jln Mu yg di redhai..aminn.. sbr2 kn doa ini, mgkn ada di antara kta yg doanya d makbulkan Allah..Insyaallah.
Diriwayatkn drp Nabi s.a.w: "Mahukah aku tunjukkan satu pemadam yang dengannya dapat kamu hapuskan dosa serta meninggikan darjat? Jawab para sahabat: "Sudah tentu, wahai Rasulullah"..Kata baginda: "Sempurnakanlah wudhu' sewaktu kepayahan(spt sejuk, sakit, dan sebagainya) banyak berjalan ke masjid dan menanti waktu masuk sembahyang, perkara inilah yg dinamakan Ribat" (HR MUSLIM
Bismillahirrahmanirrahim…Ya Allah, beriknlah kami ksmptn waktu untk memohon dariMu..anugerahknlah kjyaan dlm peperiksaan kami ini..anugerahknlah kjyaan kpd smua rakan2 kami..jgn ada antara kami yg sedihnya sndirian..andai telah tulis d luhmahfuz akan kegagalan kami maka ubhlah mnjd kjyaan..Engkau yg Maha Agung, mudah2 an kptsn sem ini lbh cemerlang dr sebelumnya..Kjyaan mengiringi kami..berkatilah ilmuMu kpd kami agar dpt d manfaatkn ke jln Mu yg di redhai..aminn.. sbr2 kn doa ini, mgkn ada di antara kta yg doanya d makbulkan Allah..Insyaallah.
Diriwayatkn drp Nabi s.a.w: "Mahukah aku tunjukkan satu pemadam yang dengannya dapat kamu hapuskan dosa serta meninggikan darjat? Jawab para sahabat: "Sudah tentu, wahai Rasulullah"..Kata baginda: "Sempurnakanlah wudhu' sewaktu kepayahan(spt sejuk, sakit, dan sebagainya) banyak berjalan ke masjid dan menanti waktu masuk sembahyang, perkara inilah yg dinamakan Ribat" (HR MUSLIM
Sunday, May 23, 2010
Redha...
"Allahumma zidnaa walaa tanqusnaa,waakramnaa walaa tuhinnaa,waa'thoinaa walaa tahrimnaa waasirnaa walaa tuassir 'alaina waardhinaa waardhi 'anna"...
bermakdud:'Ya Allah,tambahilah nikmat kepada kami dan jangan kurangi,muliakanlah kami dan jangan dihinakan,anugerahilah kami dan jangan ditegah,utamakanlah kami dan jangan ketepikan,dan redhailah kami dan senangkan hati kami'...
Mencari keredhaan Allah adalah impian semua orang termasuk diri ini. Status redha bermakna menerima seadanya tetapi bukan bermakna berputus asa. Selagi hayat dikandung badan, harus teruskan perjuangan tanpa menoleh lagi ke belakang.
Redhakah aku?? Pernahkah anda menimbulkan persoalan ini?? Dimanakah letaknya keredhaan itu?? Tepuk dada tanya Iman..
Hari berlalu dengan pantas. Manusia diuji dengan berbolak-balik hatinya. Sedar atau tidak sedar, umur semakin meningkat dan semakin tua. Tanah yang gersang menanti bilakah ada orang yang ingin menggalinya..
Masa hidup hanya ditemani keredhaan, tidak kira apa pun yang berlaku, jatuh atau bangun, tinggi atau rendah.
Jauh disudut hati masih lagi mencari, redahakah aku??
Ilmulah segala-galanya..apabila berusaha ditambah berdoa ditambah lagi istiqamah dan ditambah pula tawakal, insyaAllah kejayaan yang datang. Janji Allah pasti berlaku..apabila Allah berfirman jadilah, maka jadilah.
Sebelum ini ada kegagalan, redha jawapannya. Tetapi kegagalan itu bukanlah selama-lamanya, hanya sementara waktu sahaja. Dengan ketabahan, keredhaan, tidak akan berputus asa, teruskan jua walaupun pelbagai onak duri didalam atma ini.
Keredhaan Allah adalah terletaknya pada keredhaan kedua ibu bapa yang telah membesarkan dan medidik kita sejak dari kecil lagi. Keredhaan ini adalah yang dicari. Tanpa keredhaan mereka, adakah tenang kehidupan kita?? adakah bahagia hidup kita??
Doa agar dihilangkan perasaan sedih:-
"Alhamdulillahillazi azhaba 'annal hazna inna rabbanaa laghafuurun syakuur"
maksudnya:"Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dukacita dari kami.Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri".
Amin,amin,amin,Ya Rabbal'alamin...
bermakdud:'Ya Allah,tambahilah nikmat kepada kami dan jangan kurangi,muliakanlah kami dan jangan dihinakan,anugerahilah kami dan jangan ditegah,utamakanlah kami dan jangan ketepikan,dan redhailah kami dan senangkan hati kami'...
Mencari keredhaan Allah adalah impian semua orang termasuk diri ini. Status redha bermakna menerima seadanya tetapi bukan bermakna berputus asa. Selagi hayat dikandung badan, harus teruskan perjuangan tanpa menoleh lagi ke belakang.
Redhakah aku?? Pernahkah anda menimbulkan persoalan ini?? Dimanakah letaknya keredhaan itu?? Tepuk dada tanya Iman..
Hari berlalu dengan pantas. Manusia diuji dengan berbolak-balik hatinya. Sedar atau tidak sedar, umur semakin meningkat dan semakin tua. Tanah yang gersang menanti bilakah ada orang yang ingin menggalinya..
Masa hidup hanya ditemani keredhaan, tidak kira apa pun yang berlaku, jatuh atau bangun, tinggi atau rendah.
Jauh disudut hati masih lagi mencari, redahakah aku??
Ilmulah segala-galanya..apabila berusaha ditambah berdoa ditambah lagi istiqamah dan ditambah pula tawakal, insyaAllah kejayaan yang datang. Janji Allah pasti berlaku..apabila Allah berfirman jadilah, maka jadilah.
Sebelum ini ada kegagalan, redha jawapannya. Tetapi kegagalan itu bukanlah selama-lamanya, hanya sementara waktu sahaja. Dengan ketabahan, keredhaan, tidak akan berputus asa, teruskan jua walaupun pelbagai onak duri didalam atma ini.
Keredhaan Allah adalah terletaknya pada keredhaan kedua ibu bapa yang telah membesarkan dan medidik kita sejak dari kecil lagi. Keredhaan ini adalah yang dicari. Tanpa keredhaan mereka, adakah tenang kehidupan kita?? adakah bahagia hidup kita??
Doa agar dihilangkan perasaan sedih:-
"Alhamdulillahillazi azhaba 'annal hazna inna rabbanaa laghafuurun syakuur"
maksudnya:"Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dukacita dari kami.Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri".
Amin,amin,amin,Ya Rabbal'alamin...
Saturday, May 8, 2010
BaitulMaqdis
Jika kamu berbuat kebaikan, (maka faedah) kebaikan Yang kamu lakukan adalah untuk diri kamu; dan jika kamu berbuat kejahatan, maka (kesannya Yang buruk) berbalik kepada diri kamu juga. oleh itu, apabila sampai masa janji (membalas perbuatan derhaka kamu) kali kedua, (Kami datangkan musuh-musuh kamu) untuk memuramkan muka kamu (dengan penghinaan dan keganasannya); dan untuk memasuki Masjid (BaitulMaqdis) sebagaimana mereka telah memasukinya pada kali Yang pertama; dan untuk menghancurkan apa sahaja Yang mereka telah kuasai, Dengan sehancur-hancurnya.
Maksud : Al-Isra’ : Ayat 7
Maksud : Al-Isra’ : Ayat 7
berita
Kamis,Subuh tanggal 6 Mei 2010.Telah terjadi pemukulan terhadap 2orang mahasiswa Indonesia dan Malaysia dikawasan Gami' H.10 disekitar Masjid Nurul Huda.Ciri-ciri pelaku: pria kulit hitam pekat,bergaya rapper, memakai accesoris rantai.Diduga kuat pelaku pemukulan adalah orang Sudan.Modusnya pemerasan dan penganiayaan!!Sangat dianjurkan kepada seluruh rakan2 Mesir agar selalu berjalan berombongan, minimal 2 orang.Selalulah waspada, kapan dan dimana pun berada. DKKM PPMI 2009-2010.
hadis
Sabda RasuLULLAH saw: " Daku ditunjukkan syurga dan neraka. Selama ini, daku belum pernah melihat perkara seperti itu. Betapa hebatnya syurga dan betapa buruknya neraka. Sekiranya saudara semua dapat melihat apa yg telah daku lihat, pasti dirimu sedikit ketawa dan lebih banyak menangis." Ya MUQSITH, YA QAADIR, kami sentiasa mengharap redhaMU, jagai,pegangi hati2 kami YA ALLAH
Wednesday, May 5, 2010
Dosa-Dosa dan facebook
Semenjak empat bulan terlibat dalam menyampaikan mesej kebaikan, melarang kemungkaran melalui facebook. Disedari terdapat beberapa cara penggunaannya yang patut ditegah dan boleh jatuh perbuatan tersebut kepada haram, malah berganda-ganda haramnya.
Perlakuan dan perbuatan melalui facebook yang boleh mengundang dosa terlalu banyak, namun di kesempatan ini, cukup saya senaraikan enam perkara, iaitu :-
1) Mendedah keaiban suami, isteri di facebook.
Terdapat beberapa kes yang dilihat sama ada secara langsung atau tidak langsung, pemilik facebook meluahkan perasaan sedih, kecewa, benci, marah terhadap pasangan di ruang status mereka. Mendesak suami atau isteri juga melalui status facebook. Kemudian, status tersebut mendapat komentar pelbagai dari rakan-rakan mereka. Tertekanlah sang suami atau isteri.
2) Terlebih gambar
Ramai di kalangan wanita hari ini sudah mempunyai facebook, mungkin sudah menjadi lumrah wanita yang biasanya inginkan kecantikan dan pujian terhadap kecantikannya. Oleh itu, semakin ramai wanita yang memuatkan gambar mereka, sama ada jarak dekat, sangat dekat ( sehingga memenuhi ruang kotak gambar) dan jauh (beramai-ramai atau seorang diri). Ditambah pula lagi dengan gaya, aksi dan fesyen yang pelbagai.
Agak pelik juga kerana sebahagian mereka sudah bersuami dan kelihatan suami mereka memberikan sepenuh keredhaan atas tayangan gambar sedemikian kepada khalayak, tanpa sebarang rasa cemburu dan prihatin. Lebih merbahayakan, ramai pula lelaki yang menontonnya, sebahagiannya memberikan pujian, malah ada yang berani bergurau senda, dan membuat ‘lamaran' nafsu.
3) Penyamaran
Lelaki menyamar sebagai wanita untuk menjadi friend dan seterusnya mendapat maklumat wanita. Ada dilaporkan juga, sebahagian lelaki berang kerana tidak diluluskan menjadi ‘friend' seseorang wanita. Akibatnya, si lelaki tidak mendapat kemudahan akses kepada gambar-gambar wanita tersebut. Bagi membolehkannya mendapat akses, terdapat lelaki yang mula menyamar menjadi wanita, meletakkan gambar mana-mana wanita yang boleh dijumpai secara mudah tertebaran di internet, diletakkan sebagai dirinya. Melalui cara itu, lelaki ini berjaya menjadi friend dan menonton seluruh gambar wanita terbabit dan berbuat apa yang disukainya dengan gambar itu.
4) Download gambar untuk simpanan dan tatapan.
Dimaklumkan juga, akibat dek kerana gambar wanita yang terlalu ‘bersepah' difacebook, terdapat lelaki berhati buas yang memuat turun gambar tersebut dan disimpan sebagai koleksi peribadinya. Justeru, sedarlah, mana-mana wanita yang dikurniakan Allah punyai ‘rupa' yang menurut pandangan ramai sebagai elok dan menawan. Golongan sebegini amat perlu sekali lebih berwaspada lebih daripada mereka yang lain.
5) Tagging gambar tanpa izin dan gambar silam yang membuka aurat.
Tagging atau menandakan sesuatu gambar yang disiar merupakan satu fungsi mudah untuk menyebarluaskan gambar seseorang termasuk diri sendiri kepada kenalan dan rakan. Malangnya fungsi ini menjadi sumber dosa yang banyak juga dewasa ini. Isu ini juga telah pernah diulas oleh beberapa penulis lain seperti Sdr Shahmuzir dan Ust Abu Umair.
Ini boleh menjadi dosa, kerana :-
a- Sebahagian individu di dalam gambar terbabit mungkin dahulu tidak menutup aurat, tetapi kini telah menutup aurat. Justeru penyebaran gambarnya yang tidak menutup aurat adalah haram.
b- Individu terbabit berada di dalam rumah, bersama keluarga, justeru penutupan auratnya tidak begitu sempurna kerana di dalam rumah sendiri
c- Gambar mengaibkan orang lain. G
6. Mengutuk diri sendiri & kebaikan
Adakalanya terdapat juga wanita-wanita berpenampilan cukup solehah, berpakaian extra caution dalam bab aurat sewaktu zaman universiti atau sekolahnya. Namun sesudah masuk ke alam pekerjaan dan perkahwinan, imejnya berubah begitu drastik dengan make up cukup jelas menghiasi wajah, baju bekerlipan warnanya, yang tebal dahulu sudah jadi nipis, adakalanya tidak sempurna dan macam-macam lagi. Alasannya? Seribu satu macam. Suami pula mungkin bukan dari jenis yang cermat untuk menegur dan menasihat.
KESIMPULAN
Itulah facebook, ia boleh menjadi sumber pahala, jika diguna dengan betul, boleh menjadi pemudah azab jika digunakan tanpa ilmu dan limitasi. Berhati-hatilah dan berpada-padalah pemilik facebook.
Niat untuk mendekatkan ukhuwwah antara rakan lama, sekolah dan sebagainya tidak sama sekali boleh menghalalkan sembangan mesra, gurauan senda di antara suami dan isteri orang, antara lelaki dan wanita yang bukan mahram. Ia hanya akan membawa kepada kemudaratan dan keruntuhan rumahtangga. Janganlah lagi mempermainkan nama'ukhuwah' untuk berbuat dosa.
Ukhuwwah itu hanya terhad sesuatu yang membawa kepada ingatan kepada Allah, mengajak kebaikan dan menjauh kemungkaran. Lihatlah surah al-Hujurat dan fahamkan kalam Allah sebaiknya akan erti ukhuwwah di kalangan mukmin.
Sekian
(ringkasan artikel Baca detil disini)
Zaharuddin Abd Rahman
www.zaharuddin.net
ORIGINAL ARTICLE : http://www.zaharuddin.net/content/view/930/72/
Perlakuan dan perbuatan melalui facebook yang boleh mengundang dosa terlalu banyak, namun di kesempatan ini, cukup saya senaraikan enam perkara, iaitu :-
1) Mendedah keaiban suami, isteri di facebook.
Terdapat beberapa kes yang dilihat sama ada secara langsung atau tidak langsung, pemilik facebook meluahkan perasaan sedih, kecewa, benci, marah terhadap pasangan di ruang status mereka. Mendesak suami atau isteri juga melalui status facebook. Kemudian, status tersebut mendapat komentar pelbagai dari rakan-rakan mereka. Tertekanlah sang suami atau isteri.
2) Terlebih gambar
Ramai di kalangan wanita hari ini sudah mempunyai facebook, mungkin sudah menjadi lumrah wanita yang biasanya inginkan kecantikan dan pujian terhadap kecantikannya. Oleh itu, semakin ramai wanita yang memuatkan gambar mereka, sama ada jarak dekat, sangat dekat ( sehingga memenuhi ruang kotak gambar) dan jauh (beramai-ramai atau seorang diri). Ditambah pula lagi dengan gaya, aksi dan fesyen yang pelbagai.
Agak pelik juga kerana sebahagian mereka sudah bersuami dan kelihatan suami mereka memberikan sepenuh keredhaan atas tayangan gambar sedemikian kepada khalayak, tanpa sebarang rasa cemburu dan prihatin. Lebih merbahayakan, ramai pula lelaki yang menontonnya, sebahagiannya memberikan pujian, malah ada yang berani bergurau senda, dan membuat ‘lamaran' nafsu.
3) Penyamaran
Lelaki menyamar sebagai wanita untuk menjadi friend dan seterusnya mendapat maklumat wanita. Ada dilaporkan juga, sebahagian lelaki berang kerana tidak diluluskan menjadi ‘friend' seseorang wanita. Akibatnya, si lelaki tidak mendapat kemudahan akses kepada gambar-gambar wanita tersebut. Bagi membolehkannya mendapat akses, terdapat lelaki yang mula menyamar menjadi wanita, meletakkan gambar mana-mana wanita yang boleh dijumpai secara mudah tertebaran di internet, diletakkan sebagai dirinya. Melalui cara itu, lelaki ini berjaya menjadi friend dan menonton seluruh gambar wanita terbabit dan berbuat apa yang disukainya dengan gambar itu.
4) Download gambar untuk simpanan dan tatapan.
Dimaklumkan juga, akibat dek kerana gambar wanita yang terlalu ‘bersepah' difacebook, terdapat lelaki berhati buas yang memuat turun gambar tersebut dan disimpan sebagai koleksi peribadinya. Justeru, sedarlah, mana-mana wanita yang dikurniakan Allah punyai ‘rupa' yang menurut pandangan ramai sebagai elok dan menawan. Golongan sebegini amat perlu sekali lebih berwaspada lebih daripada mereka yang lain.
5) Tagging gambar tanpa izin dan gambar silam yang membuka aurat.
Tagging atau menandakan sesuatu gambar yang disiar merupakan satu fungsi mudah untuk menyebarluaskan gambar seseorang termasuk diri sendiri kepada kenalan dan rakan. Malangnya fungsi ini menjadi sumber dosa yang banyak juga dewasa ini. Isu ini juga telah pernah diulas oleh beberapa penulis lain seperti Sdr Shahmuzir dan Ust Abu Umair.
Ini boleh menjadi dosa, kerana :-
a- Sebahagian individu di dalam gambar terbabit mungkin dahulu tidak menutup aurat, tetapi kini telah menutup aurat. Justeru penyebaran gambarnya yang tidak menutup aurat adalah haram.
b- Individu terbabit berada di dalam rumah, bersama keluarga, justeru penutupan auratnya tidak begitu sempurna kerana di dalam rumah sendiri
c- Gambar mengaibkan orang lain. G
6. Mengutuk diri sendiri & kebaikan
Adakalanya terdapat juga wanita-wanita berpenampilan cukup solehah, berpakaian extra caution dalam bab aurat sewaktu zaman universiti atau sekolahnya. Namun sesudah masuk ke alam pekerjaan dan perkahwinan, imejnya berubah begitu drastik dengan make up cukup jelas menghiasi wajah, baju bekerlipan warnanya, yang tebal dahulu sudah jadi nipis, adakalanya tidak sempurna dan macam-macam lagi. Alasannya? Seribu satu macam. Suami pula mungkin bukan dari jenis yang cermat untuk menegur dan menasihat.
KESIMPULAN
Itulah facebook, ia boleh menjadi sumber pahala, jika diguna dengan betul, boleh menjadi pemudah azab jika digunakan tanpa ilmu dan limitasi. Berhati-hatilah dan berpada-padalah pemilik facebook.
Niat untuk mendekatkan ukhuwwah antara rakan lama, sekolah dan sebagainya tidak sama sekali boleh menghalalkan sembangan mesra, gurauan senda di antara suami dan isteri orang, antara lelaki dan wanita yang bukan mahram. Ia hanya akan membawa kepada kemudaratan dan keruntuhan rumahtangga. Janganlah lagi mempermainkan nama'ukhuwah' untuk berbuat dosa.
Ukhuwwah itu hanya terhad sesuatu yang membawa kepada ingatan kepada Allah, mengajak kebaikan dan menjauh kemungkaran. Lihatlah surah al-Hujurat dan fahamkan kalam Allah sebaiknya akan erti ukhuwwah di kalangan mukmin.
Sekian
(ringkasan artikel Baca detil disini)
Zaharuddin Abd Rahman
www.zaharuddin.net
ORIGINAL ARTICLE : http://www.zaharuddin.net/content/view/930/72/
Tentang memandang perempuan yang dipinang...
Mughirah bin Syu'bah berkata, "suatu ketika aku mendatangi Rasulullah saw,lalu menyebutkan kepadanya tentang seorang perempuan yang akan aku pinang. Maka Rasulullah saw bersabda:
"pergilah dan lihatlah perempuan yang akan engkau pinang."
Maka aku pergi menemui seorang perempuan dari kaum Anshar yang aku akan pinang melalui kedua orang tuanya. Aku sampaikan pula kepada kedua orang tuanya sabda Rasulullah saw yang membolehkan melihat perempuan yang akan dipinang. Akan tetapi kedua orang tuanya merasa keberatan jika aku melihat puterinya. Kemudian dari balik tirai aku mendengar perempuan tersebut berkata,'jika Rasulullah saw membolehkanmu melihatku,maka aku persilakan engkau melihatku. Akan tetapi kalau tidak,demi Allah janganlah engkau melihat aku.' Tampaknya perempuan itu merasa keberatan jika kedua orang tuanya menolak apa yang diperintahkan oleh Rasulullah saw. Maka aku melihatnya dan menikahinya.
Perempuan dari kaum Anshar di atas nampak cerdas,bijaksana,terbuka dan pandai jaga diri dari hal-hal yang diharamkan Allah SWT. Ia takut jika keluarganya menolak apa yang diperintahkan Rasulullah saw,sehingg berkata,'Apakah kalian akan menolak apa perintah Rasulullah saw?' Sebagaimana ia pun juga takut jika lelaki yang meminangnya itu melihatnya tanpa izin Rasulullah saw. Sesudah yakin terhadap kebenaran informasi yang disampaikan oleh lelaki tadi,maka ia pun membolehkannya untuk memandangya.
Inilah petunjuk dan nasihat yang agung dari Rasulullah saw, yang memerintahkan lelaki dan perempuan yang akan melangsungkan pernikahan untuk saling melihat terlebih dahulu,agar cinta dan kasih sayang di antara mereka dapat kekal. Selain itu agar sejak awal hubungan mereka didasarkan atas prinsip-prinsip yang benar, iaitu mengenal dengan sebenarnya dan telah melihatnya sebelum resepsi pernikahan,sehingga seseorang tidak dikejutkan oleh hal yang tidak menyenangkan. Rasulullah saw adalah orang yang paling menjaga kehormatan. Beliau tidak mungkin mengizinkan lelaki yang meminang untuk melihat perempuan yang dipinang,jika hal itu akan megurangi kehormatan dan kemuliaannya.
Mengapa umat Islam pada masa kini tidak lagi mengendahkan petunjuk Rasulullah saw tersebut?? Pada masa kini sebahagian umat Islam bersikap ekstrim sehingga tidak mengizinkan lelaki yang meminang melihat puterinya untuk dipinang sebelum hari pernikahan. Sementara itu, sebahagian yang lain bersikap liberal sehingga membiarkan anak gadisnya bergaul dan berteman dengan lelaki yang meminangnya,baik orang itu benar-benar ingin menikahinya atau tidak. Sehingga timbullah diantara keduanya perbuatan dosa sebelum berlangsungnya akad nikah,terjadilah musibah.
Inna lillahi wa inna ilaihi raaji'uun
"pergilah dan lihatlah perempuan yang akan engkau pinang."
Maka aku pergi menemui seorang perempuan dari kaum Anshar yang aku akan pinang melalui kedua orang tuanya. Aku sampaikan pula kepada kedua orang tuanya sabda Rasulullah saw yang membolehkan melihat perempuan yang akan dipinang. Akan tetapi kedua orang tuanya merasa keberatan jika aku melihat puterinya. Kemudian dari balik tirai aku mendengar perempuan tersebut berkata,'jika Rasulullah saw membolehkanmu melihatku,maka aku persilakan engkau melihatku. Akan tetapi kalau tidak,demi Allah janganlah engkau melihat aku.' Tampaknya perempuan itu merasa keberatan jika kedua orang tuanya menolak apa yang diperintahkan oleh Rasulullah saw. Maka aku melihatnya dan menikahinya.
Perempuan dari kaum Anshar di atas nampak cerdas,bijaksana,terbuka dan pandai jaga diri dari hal-hal yang diharamkan Allah SWT. Ia takut jika keluarganya menolak apa yang diperintahkan Rasulullah saw,sehingg berkata,'Apakah kalian akan menolak apa perintah Rasulullah saw?' Sebagaimana ia pun juga takut jika lelaki yang meminangnya itu melihatnya tanpa izin Rasulullah saw. Sesudah yakin terhadap kebenaran informasi yang disampaikan oleh lelaki tadi,maka ia pun membolehkannya untuk memandangya.
Inilah petunjuk dan nasihat yang agung dari Rasulullah saw, yang memerintahkan lelaki dan perempuan yang akan melangsungkan pernikahan untuk saling melihat terlebih dahulu,agar cinta dan kasih sayang di antara mereka dapat kekal. Selain itu agar sejak awal hubungan mereka didasarkan atas prinsip-prinsip yang benar, iaitu mengenal dengan sebenarnya dan telah melihatnya sebelum resepsi pernikahan,sehingga seseorang tidak dikejutkan oleh hal yang tidak menyenangkan. Rasulullah saw adalah orang yang paling menjaga kehormatan. Beliau tidak mungkin mengizinkan lelaki yang meminang untuk melihat perempuan yang dipinang,jika hal itu akan megurangi kehormatan dan kemuliaannya.
Mengapa umat Islam pada masa kini tidak lagi mengendahkan petunjuk Rasulullah saw tersebut?? Pada masa kini sebahagian umat Islam bersikap ekstrim sehingga tidak mengizinkan lelaki yang meminang melihat puterinya untuk dipinang sebelum hari pernikahan. Sementara itu, sebahagian yang lain bersikap liberal sehingga membiarkan anak gadisnya bergaul dan berteman dengan lelaki yang meminangnya,baik orang itu benar-benar ingin menikahinya atau tidak. Sehingga timbullah diantara keduanya perbuatan dosa sebelum berlangsungnya akad nikah,terjadilah musibah.
Inna lillahi wa inna ilaihi raaji'uun
Tuesday, April 6, 2010
Kasih anak...
Panggilan telefon petang itu betul-betul terjadi.. bukannya mimpi.. Kesannya hingga ke hari ini.. “mak jatuh dalam bilik air” Itulah intipati yg diucapkan oleh kakakku..
Aku bergegas keluar dari pejabat untuk pulang. Kebetulan hari itu pula aku tak memandu ke pejabat kerana pagi dah agak terlewat. Suamiku yang menghantar supaya jimat masa aku untuk parking dek kerana terlewat tadi.. Makanya pulang petang itu juga perlu dijemput suami.
Sambil menunggu di lobi bawah hati aku memang tak tenteram.. Suami telah ku maklumkan sedari tadi tapi aku akur masa untuk dia menyeberang dari tanah besar ke pulau menjemputku bukan singkat. Hati berbelah bagi .. perlukah aku risau yang terlampau?? Terukkah keadaan mak atau sekadar jatuh biasa sahaja?? Aku telefon kakak dan abang yang lain untuk memaklumkan apa yang berlaku. Masih lagi ada masa terluang..suami belum tiba jua. Lama sungguh kurasakan tibanya suamiku dari tanah besar. Tiba-tiba terdetik di hati apa kata aku telefon mak sendiri di kampong, sekurang-kurangnya aku tahu keadaan sebenar mak. Mak jawab telefon seolah-olah tak ada apa yang berlaku.. Aku terkejut besar tatkala mendengar suaranya di corong sebelah sana. “mak rasa kaki mak ni patah sebab mak tak boleh bergerak langsung” itu yang ku ingat. Serta merta aku suruh dia meletakkan telefon. Biar ku dapatkan kepastian daripada kakak iparku yang juga seorang jururawat.. Betul kah mak patah ?? Dia juga seperti aku yang sah-sah bukan seorang jururawat. Tidak salah jika seorang jururawat tidak dapat membuat kesimpulan hanya berdasarkan keterangan mengenai kejadian tanpa melihat dengan mata kepalanya sendiri.. hampa. Sempat juga aku menelefon suami lagi.. “takkan mak patah.. kalau patah sakitnya yang amat sangat” itu respon suami yang melegakan aku sedikit sahaja.
Setibanya suamiku kami terus bergegas memandu lebih 100 kilometer ke bahagian kecemasan hospital. Di sana bapa dan dua orang kakakku sudah menunggu. Sempat kami berbual seketika menantikan mak yang masih diperiksa dan khabarnya sedang di x-ray. Seketika kemudian kami dibenarkan masuk melihat mak tapi hanya seorang pada satu masa sebab mak masih lagi di wad kecemasan. Aku lihat dari jauh mak terbaring tenang. Masih mampu berbual dan bercerita bagaimana dia terjatuh. Rupa-rupanya mak jatuh di dalam bilik air tengahari dan terus tak boleh bangun dan bergerak. Tak ada sesiapa di rumah kecuali dia dan bapaku. Bapaku pula ketika itu sedang tidur.. jenuh mak memanggil .. hampir sejam dia terduduk di dalam bilik air tanpa boleh bergerak langsung menunggu bapa sedar dari tidurnya yang lena sungguh tengah hari itu. Akhirnya bapa bangun juga untuk berwuduk barulah disedari isterinya ditimpa malang lalu bergegas memaklumkan kepada kakakku. Ambulan terpaksa dipanggil kerana mak tidak boleh bergerak langsung kesakitan.. kasihan mak..
Seketika kemudian kami dimaklumkan memang mak mengalami patah tulang pinggul. Perasaan ku sukar untuk digambarkan tatkala mendengar berita itu. Sah.. mak memang patah.. kasihan mak .. hanya kasihan yang aku mampu .. Mak perlu dibedah untuk menggantikan tulang yang patah dengan “tulang besi” ciptaan manusia tapi segalanya bergantung kepada kestabilan mak. Tekanan darahnnya, jantungnya, paru-parunya.. ditambah pula dengan faktor umur mak yang sudah lanjut 74 tahun segalanya agak membimbangkan. Hanya doa yang mengiringi..
Pembedahan dijadualkan 7 hari lagi.. lamanya kurasakan tempoh itu. Seksa aku melihat kaki mak diikat dan digantung dengan pemberat daripada botol air 15 paun untuk mengurangkan sakitnya. Perlukah di usia emasnya mak menanggung kesakitan yang begini tapi sebagai seorang muslim aku akur dan redha ketentuan Ilahi.. Pasti ada hikmahnya disebalik keperitan ini. Mungkin Dia nak menyuci dosa mak kerana apabila Dia menurunkan sakit dan kita redha kepadanya maka diampunkan dosa-dosa.. Kami dimaklumkan bahawa kebenaran untuk pembedahan ini dikategorikan sebagai “high risk consent” atau berisiko tinggi disebabkan faktor usia mak yang dah lanjut ditambah pula keadaan jantungnya yang sedikit lemah. Aku tak pasti sejak bila mak mula ada masalah jantung tapi menurut doktor bacaan jantung mak rendah daripada orang biasa. Mungkin organ 74 tahun sudah mula menampakkan tanda-tandanya..
Hari berganti hari.. Menanti hari pembedahan sambil berdoa semuanya berjalan lancar. Paling penting keadaan mak sendiri. Akhirnya hari yang dinanti tiba juga dalam kepayahan mengharungi hari-hari sebelumnya. Paling terasa setiap kali muka mak berkerut menahan kesakitan. Mak yang aku kenal bukanlah orang yang mudah mengadu sakit tapi apabila jelas kerutan di wajahnya aku pasti dia sedang menahan sakit yang teramat sangat. Sabar mak, bacalah apa-apa doa yang mak teringat atau terlintas di kepala.. semoga sakit ini membawa keberkatan kepada mak.
Malam sebelum pembedahan mak tak tidur lena asyik beralih membetulkan kedudukannya. Mungkin resah, mungkin risau. Aku yang menemankan mak malam itu juga tak tidur lena sebenarnya hanya mataku yang pejam tapi fikiran sesekali menerawang entah ke mana. Bermacam perkara yang aku fikirkan.. Jika diletak diriku di tempat mak belum tentu aku sanggup menghadapi dugaaan ini setabah hati tua mak. Mungkin aku akan meraung kesakitan setiap kali jururawat membetulkan kedudukan kaki yang mengalami patah pinggang .. tak seperti mak yang hanya mengerutkan wajah dan merintih perlahan. Malam itu sesekali mak memanggil minta itu ini..
Akhirnya pagi keramat itu tiba juga.. Jururawat menyiapkan mak untuk pembedahan seawal jam 6 pagi. Gigi palsu mak ditanggalkan. Terserlah ketuaan wajah seorang mak yang sudah puas melalui liku-liku kehidupan dunia, pelbagai onak duri kesengsaraan. Ketika bantal yang menjadi pelapik kakinya selama ini ditarik keluar dan diganti dengan pelapik pembedahan mak merintih kesakitan. Aku hanya mampu duduk di satu sudut memegang buku pilihan doa-doa yang menjadi temanku semenjak mak dimasukkan ke hospital dan membaca apa yang termampu. Semoga mak mendapat fadilatnya, semoga mak dikurangkan sakitnya, semoga mak selamat menjalani pembedahan berisiko tinggi ini, semoga mak masih ada bersama kami selepas ini, semoga kami masih boleh membalas jasa mak.. semoga itu semoga ini… Ya Allah hanya kepada Mu kami serahkan.. sayup-sayup aku masih dengar suara mak merintih sakit sambil sesekali dia bersuara bertanyakan berapa lama kah lagi sebelum tiba masa pembedahan. Mungkin kesakitan yang dialami mengatasi ketakutan menjalani pembedahan. Ketika mak disorong ke bilik pembedahan, aku cuba sedaya upaya menahan air mata tapi ia mengalir jua. Hanya doa mengiringi mak.
Penantian kira-kira 5 jam berakhir jua. Mak disorong keluar dalam keadaan separuh sedar.. ubat bius masih ada. Mak.. kasihan mak.. Hanya satu perkataan yang aku pasti mak sebut.. “sakittt”. Sabar mak, zikir, baca apa-apa doa yang mak teringat.. Sakit ini dari Allah, Dia yang akan menyembuhkan.. Aku difahamkan mak boleh mengawal kesakitannya kerana masih dalam ubat bius. Hanya doa yang ku panjatkan. Malam tu aku terpaksa balik kerana perlu bekerja keesokan harinya. Mak aku tinggalkan dalam jagaan kakak iparku. Dialah yang terbaik untuk menjaga mak dalam keadaan ini kerana bidang kerjayanya bakal memudahkan segala. Terima kasih kami ucapkan, jasa dan budimu akan kami kenang. Keesokan harinya, ketika aku menelefon bertanyakan khabar mak, dari corong sebelah sana telefon aku dapat berita mak mengalami sakit yang teramat sangat, ubat biusnya sudah hilang kesan, mak menggelupur kesakitan, meracau-racau tidak tentu arah, membaling bajunya dan pelbagai tindakan pelik yang hanya mendefinisikan satu perkataan .. sakit !!!!! Hanya jasad ku berada jauh lebih 100 kilometer daripada mak tapi jiwaku merasa sakitnya mak..
Kedaan mak selepas pembedahan lebih baik daripada sebelum pembedahan dari satu segi. Patah tulang pinggulnya telah dirawati, telah diganti dengan ‘tulang besi’. Hebat sungguh teknologi ciptaan manusia. Tulang ciptaan Allah mampu digantikan.. aku akur hanya dengan izin Mu ya Allah semua ini mampu direalisasikan. Kami hanyalah beraksi di pentas sementara Mu ini juga dengan izin Mu..saksikanlah lakonan kami ya Allah selama yang Kau tetapkan untuk kami beraksi..
Hari ni sudah 15 hari berlalu.. mak bukan lagi mak yang dulu yang cergas ke sana kemari, buat itu, buat ini.. mengemas laman, mencabut rumput-rumput liar di laman, mengawasi kesegaran pokok-pokok bunganya dalam pasu yang tersusun kemas di sekitar laman, memanjat tangga atau paling tidak bangku mengelap tingkap cermin yang berhabuk, mak yang tak pernah ketinggalan ke surau setiap malam untuk berjemaah, ke sana sini bergerak aktif dan itu dan ini dan itu dan ini.. Mak kini hanya terbaring lesu, tidak mampu bergerak sendiri. Kaki mak sebelah belakang paha yang dibedah sakit sungguh nampaknya. Kencing berak mak bukan lagi sendiri, kencing berak mak kini dibantu dan hanya di dalam besen yang diletakkan di atas kerusi rodanya. Mak kini kencing dan berak di kerusi roda?? Pelik bunyinya untuk seorang mak yang aku kenal. Tapi inilah ketentuan Ilahi. Nasib mak setakat ini. Apakah nasib kita, nasib aku ??? Tak tahu lagi tapi inilah nasib mak di usianya 74 tahun. Aku lihat mak seperti patah semangat, semangat jiwa kentalnya seperti direnggut. Mak fikir jauh agaknya.. Mungkin mak membayangkan dia takkan mampu berjalan lagi sampai bila-bila. Itu yang mungkin menghilangkan selera makan mak sehingga setiap kali makan hanya 2 sudu. Mak, itulah juga persoalan yang bersarang dalam hatiku tapi hanya doa yang aku termampu..semua ini kerja Dia..
Anak-anak mak yang ramai ni dah mula meluahkan reaksi masing-masing dengan perkembangan mak. “mak tak ada inisiatif diri nak bangun dan berlatih sendiri, hanya harapkan bantuan orang sahaja” “kalau macam ni sampai bila pun tak boleh berjalan” “asyik berbaring saja, berjalan tak mahu langsung” kalaulah mak tahu.. kalaulah mak dengar tentu mak sedih. Perut mak tidak saja-saja memboyot sembilan kali untuk melahirkan insan yang melahirkan kata-kata seperti ini. Aku juga bukanlah malaikat yang sempurna, suci daripada sebarang dosa, aku hanyalah insan biasa yang di benak hatiku sesekali terdetik juga persoalan adakah benarkah kata-kata itu?? Benarkah mak tak berinisiatif ?? Atau wahai anak-anakku, emak mu ini memang tidak mampu walaupun hanya untuk menggerakkkan kaki. Aku jadi insaf bila mengenangkan mak yang tak pernah memijak tangga sekolah dek kerana kemiskinan mana kan faham perkataan inisiatif. Berat perkataan ini untuk dilemparkan kepada mak rasanya. Lantas terserlah lah kebenaran kata pujangga “seorang ibu mampu menjaga sepuluh orang anak tapi sepuluh orang anak belum tentu mampu mejaga seorang ibu” Alhamdulillah .. Tuhan beri peluang kepadaku untuk melihat semua ini didepan mata, bukan sekadar mendengar atau terbaca di mana-mana. Di manakah peranan aku ?? Mak, maafkan aku, aku teralpa dengan hukum dunia.. lakonan dunia.. cerita kerjayaku yang kehabisan cuti tahunan. Itulah alasanku mak mengapa aku tak dapat mengambil cuti untuk menjaga mak. Tapi mak, insyallah aku akan balik setiap minggu untuk menjaga mak, menguruskan sedaya yang aku mampu. Maafkan aku mak, aku terikat dengan peraturan dunia.
Di saat ini di ketika ini aku masih memikirkan tentang mak, mak, mak, dan mak. Ya Allah hanya pada Mu kupanjatkan doa.. Adakah apa yang Engkau bentang dan hidangkan kepada kami ini satu lautan pahala untuk kami kaut ya Allah.. Adakah Engkau sedang memberkati kami dengan peluang membalas jasa seorang ibu ya Allah ?? Ya Allah adakah Engkau sedang meletakkan kami di persimpangan pahala dan dosa di mana Engkau tinggaIkan kami untuk memilih simpang sendiri ?? Ya Allah … gerunnya aku dengan ujian Mu. Luluskanlah aku Ya Allah..
Kalau menikut kata doktor pesakit kes macam mak selepas tiga hari sudah mampu berjalan.. memang tidak seperti sebelum dia jatuh sakit tapi sudah sepatutnya mampu berdiri dan berjalan sendiri menggunakan tongkat. Kesakitan memang tak boleh dielakkan tapi untuk kebaikan jangka masa panjang sebelum urat dan otot menjadi keras sehingga lebih menyukarkan keadaan, lebih baiklah mak sakit sekarang daripada mak langsung tak boleh bergerak nanti.. Mak sebenarnya boleh.. Memang perkataan sakit tak pernah lekang dari bibir tua mak tapi mak juga memberikan kerjasama yang baik apabila diajak melakukan pergerakan seperti bangun berjalan, duduk, menggerakkan kaki, jari jemari kaki bagi memastikan pengaliran darah dan mengecas kembali organ-organnya yang dah berehat melebihi dua minggu ini.
Walaupun di malam hari nya akan kedengaran rungutan mak mengenai kesakitan yang dia perlu tanggung kerana anak-anak yang menyuruh dia melakukan aktiviti itu ini. Kerana anak inilah aku aku sakit urat belikat, kerana anak itulah aku sakit kaki, anak sinunlah yang suruh aku duduk atas kerusi roda dan itulah dan inilah.. Mak hari ini bukan mak yang biasa. Segalanya serba tak kena, semuanya serba tak betul. Ya Allah, inikah dugaan Mu kepada kami ?? Patutkah aku ikut kata amarahku dengan karenah mak dengan menganggap mak ini mak yang biasa yang dah aku kenali sepanjang hidup aku yang tiba-tiba berubah perangainya atau mak ini mak yang lain, mak yang patah hatinya, patah semangatnya, luruh kentalnya.. Ya Allah pandulah aku agar pahala yang Kau bentangkan tidak aku mengutip dosa darinya.
Jauh di sudut hatiku aku menadah tangan kepada Yang Maha Esa.. Ya Allah aku redha dengan dugaan yang Engkau berikan ini tapi aku memohon kepadamu Ya Allah, kuatkanlah hatiku menempuhnya.. sembuhkanlah ibuku, hilangkanlah sakitnya, pulihkanlah dia seperti biasa, berikanlah aku kesempatan untuk bersamanya lagi dan membalas jasanya… berilah kegembiraan dan sejahtera kepadanya amin amin ya rabbal alamin…..
Aku bergegas keluar dari pejabat untuk pulang. Kebetulan hari itu pula aku tak memandu ke pejabat kerana pagi dah agak terlewat. Suamiku yang menghantar supaya jimat masa aku untuk parking dek kerana terlewat tadi.. Makanya pulang petang itu juga perlu dijemput suami.
Sambil menunggu di lobi bawah hati aku memang tak tenteram.. Suami telah ku maklumkan sedari tadi tapi aku akur masa untuk dia menyeberang dari tanah besar ke pulau menjemputku bukan singkat. Hati berbelah bagi .. perlukah aku risau yang terlampau?? Terukkah keadaan mak atau sekadar jatuh biasa sahaja?? Aku telefon kakak dan abang yang lain untuk memaklumkan apa yang berlaku. Masih lagi ada masa terluang..suami belum tiba jua. Lama sungguh kurasakan tibanya suamiku dari tanah besar. Tiba-tiba terdetik di hati apa kata aku telefon mak sendiri di kampong, sekurang-kurangnya aku tahu keadaan sebenar mak. Mak jawab telefon seolah-olah tak ada apa yang berlaku.. Aku terkejut besar tatkala mendengar suaranya di corong sebelah sana. “mak rasa kaki mak ni patah sebab mak tak boleh bergerak langsung” itu yang ku ingat. Serta merta aku suruh dia meletakkan telefon. Biar ku dapatkan kepastian daripada kakak iparku yang juga seorang jururawat.. Betul kah mak patah ?? Dia juga seperti aku yang sah-sah bukan seorang jururawat. Tidak salah jika seorang jururawat tidak dapat membuat kesimpulan hanya berdasarkan keterangan mengenai kejadian tanpa melihat dengan mata kepalanya sendiri.. hampa. Sempat juga aku menelefon suami lagi.. “takkan mak patah.. kalau patah sakitnya yang amat sangat” itu respon suami yang melegakan aku sedikit sahaja.
Setibanya suamiku kami terus bergegas memandu lebih 100 kilometer ke bahagian kecemasan hospital. Di sana bapa dan dua orang kakakku sudah menunggu. Sempat kami berbual seketika menantikan mak yang masih diperiksa dan khabarnya sedang di x-ray. Seketika kemudian kami dibenarkan masuk melihat mak tapi hanya seorang pada satu masa sebab mak masih lagi di wad kecemasan. Aku lihat dari jauh mak terbaring tenang. Masih mampu berbual dan bercerita bagaimana dia terjatuh. Rupa-rupanya mak jatuh di dalam bilik air tengahari dan terus tak boleh bangun dan bergerak. Tak ada sesiapa di rumah kecuali dia dan bapaku. Bapaku pula ketika itu sedang tidur.. jenuh mak memanggil .. hampir sejam dia terduduk di dalam bilik air tanpa boleh bergerak langsung menunggu bapa sedar dari tidurnya yang lena sungguh tengah hari itu. Akhirnya bapa bangun juga untuk berwuduk barulah disedari isterinya ditimpa malang lalu bergegas memaklumkan kepada kakakku. Ambulan terpaksa dipanggil kerana mak tidak boleh bergerak langsung kesakitan.. kasihan mak..
Seketika kemudian kami dimaklumkan memang mak mengalami patah tulang pinggul. Perasaan ku sukar untuk digambarkan tatkala mendengar berita itu. Sah.. mak memang patah.. kasihan mak .. hanya kasihan yang aku mampu .. Mak perlu dibedah untuk menggantikan tulang yang patah dengan “tulang besi” ciptaan manusia tapi segalanya bergantung kepada kestabilan mak. Tekanan darahnnya, jantungnya, paru-parunya.. ditambah pula dengan faktor umur mak yang sudah lanjut 74 tahun segalanya agak membimbangkan. Hanya doa yang mengiringi..
Pembedahan dijadualkan 7 hari lagi.. lamanya kurasakan tempoh itu. Seksa aku melihat kaki mak diikat dan digantung dengan pemberat daripada botol air 15 paun untuk mengurangkan sakitnya. Perlukah di usia emasnya mak menanggung kesakitan yang begini tapi sebagai seorang muslim aku akur dan redha ketentuan Ilahi.. Pasti ada hikmahnya disebalik keperitan ini. Mungkin Dia nak menyuci dosa mak kerana apabila Dia menurunkan sakit dan kita redha kepadanya maka diampunkan dosa-dosa.. Kami dimaklumkan bahawa kebenaran untuk pembedahan ini dikategorikan sebagai “high risk consent” atau berisiko tinggi disebabkan faktor usia mak yang dah lanjut ditambah pula keadaan jantungnya yang sedikit lemah. Aku tak pasti sejak bila mak mula ada masalah jantung tapi menurut doktor bacaan jantung mak rendah daripada orang biasa. Mungkin organ 74 tahun sudah mula menampakkan tanda-tandanya..
Hari berganti hari.. Menanti hari pembedahan sambil berdoa semuanya berjalan lancar. Paling penting keadaan mak sendiri. Akhirnya hari yang dinanti tiba juga dalam kepayahan mengharungi hari-hari sebelumnya. Paling terasa setiap kali muka mak berkerut menahan kesakitan. Mak yang aku kenal bukanlah orang yang mudah mengadu sakit tapi apabila jelas kerutan di wajahnya aku pasti dia sedang menahan sakit yang teramat sangat. Sabar mak, bacalah apa-apa doa yang mak teringat atau terlintas di kepala.. semoga sakit ini membawa keberkatan kepada mak.
Malam sebelum pembedahan mak tak tidur lena asyik beralih membetulkan kedudukannya. Mungkin resah, mungkin risau. Aku yang menemankan mak malam itu juga tak tidur lena sebenarnya hanya mataku yang pejam tapi fikiran sesekali menerawang entah ke mana. Bermacam perkara yang aku fikirkan.. Jika diletak diriku di tempat mak belum tentu aku sanggup menghadapi dugaaan ini setabah hati tua mak. Mungkin aku akan meraung kesakitan setiap kali jururawat membetulkan kedudukan kaki yang mengalami patah pinggang .. tak seperti mak yang hanya mengerutkan wajah dan merintih perlahan. Malam itu sesekali mak memanggil minta itu ini..
Akhirnya pagi keramat itu tiba juga.. Jururawat menyiapkan mak untuk pembedahan seawal jam 6 pagi. Gigi palsu mak ditanggalkan. Terserlah ketuaan wajah seorang mak yang sudah puas melalui liku-liku kehidupan dunia, pelbagai onak duri kesengsaraan. Ketika bantal yang menjadi pelapik kakinya selama ini ditarik keluar dan diganti dengan pelapik pembedahan mak merintih kesakitan. Aku hanya mampu duduk di satu sudut memegang buku pilihan doa-doa yang menjadi temanku semenjak mak dimasukkan ke hospital dan membaca apa yang termampu. Semoga mak mendapat fadilatnya, semoga mak dikurangkan sakitnya, semoga mak selamat menjalani pembedahan berisiko tinggi ini, semoga mak masih ada bersama kami selepas ini, semoga kami masih boleh membalas jasa mak.. semoga itu semoga ini… Ya Allah hanya kepada Mu kami serahkan.. sayup-sayup aku masih dengar suara mak merintih sakit sambil sesekali dia bersuara bertanyakan berapa lama kah lagi sebelum tiba masa pembedahan. Mungkin kesakitan yang dialami mengatasi ketakutan menjalani pembedahan. Ketika mak disorong ke bilik pembedahan, aku cuba sedaya upaya menahan air mata tapi ia mengalir jua. Hanya doa mengiringi mak.
Penantian kira-kira 5 jam berakhir jua. Mak disorong keluar dalam keadaan separuh sedar.. ubat bius masih ada. Mak.. kasihan mak.. Hanya satu perkataan yang aku pasti mak sebut.. “sakittt”. Sabar mak, zikir, baca apa-apa doa yang mak teringat.. Sakit ini dari Allah, Dia yang akan menyembuhkan.. Aku difahamkan mak boleh mengawal kesakitannya kerana masih dalam ubat bius. Hanya doa yang ku panjatkan. Malam tu aku terpaksa balik kerana perlu bekerja keesokan harinya. Mak aku tinggalkan dalam jagaan kakak iparku. Dialah yang terbaik untuk menjaga mak dalam keadaan ini kerana bidang kerjayanya bakal memudahkan segala. Terima kasih kami ucapkan, jasa dan budimu akan kami kenang. Keesokan harinya, ketika aku menelefon bertanyakan khabar mak, dari corong sebelah sana telefon aku dapat berita mak mengalami sakit yang teramat sangat, ubat biusnya sudah hilang kesan, mak menggelupur kesakitan, meracau-racau tidak tentu arah, membaling bajunya dan pelbagai tindakan pelik yang hanya mendefinisikan satu perkataan .. sakit !!!!! Hanya jasad ku berada jauh lebih 100 kilometer daripada mak tapi jiwaku merasa sakitnya mak..
Kedaan mak selepas pembedahan lebih baik daripada sebelum pembedahan dari satu segi. Patah tulang pinggulnya telah dirawati, telah diganti dengan ‘tulang besi’. Hebat sungguh teknologi ciptaan manusia. Tulang ciptaan Allah mampu digantikan.. aku akur hanya dengan izin Mu ya Allah semua ini mampu direalisasikan. Kami hanyalah beraksi di pentas sementara Mu ini juga dengan izin Mu..saksikanlah lakonan kami ya Allah selama yang Kau tetapkan untuk kami beraksi..
Hari ni sudah 15 hari berlalu.. mak bukan lagi mak yang dulu yang cergas ke sana kemari, buat itu, buat ini.. mengemas laman, mencabut rumput-rumput liar di laman, mengawasi kesegaran pokok-pokok bunganya dalam pasu yang tersusun kemas di sekitar laman, memanjat tangga atau paling tidak bangku mengelap tingkap cermin yang berhabuk, mak yang tak pernah ketinggalan ke surau setiap malam untuk berjemaah, ke sana sini bergerak aktif dan itu dan ini dan itu dan ini.. Mak kini hanya terbaring lesu, tidak mampu bergerak sendiri. Kaki mak sebelah belakang paha yang dibedah sakit sungguh nampaknya. Kencing berak mak bukan lagi sendiri, kencing berak mak kini dibantu dan hanya di dalam besen yang diletakkan di atas kerusi rodanya. Mak kini kencing dan berak di kerusi roda?? Pelik bunyinya untuk seorang mak yang aku kenal. Tapi inilah ketentuan Ilahi. Nasib mak setakat ini. Apakah nasib kita, nasib aku ??? Tak tahu lagi tapi inilah nasib mak di usianya 74 tahun. Aku lihat mak seperti patah semangat, semangat jiwa kentalnya seperti direnggut. Mak fikir jauh agaknya.. Mungkin mak membayangkan dia takkan mampu berjalan lagi sampai bila-bila. Itu yang mungkin menghilangkan selera makan mak sehingga setiap kali makan hanya 2 sudu. Mak, itulah juga persoalan yang bersarang dalam hatiku tapi hanya doa yang aku termampu..semua ini kerja Dia..
Anak-anak mak yang ramai ni dah mula meluahkan reaksi masing-masing dengan perkembangan mak. “mak tak ada inisiatif diri nak bangun dan berlatih sendiri, hanya harapkan bantuan orang sahaja” “kalau macam ni sampai bila pun tak boleh berjalan” “asyik berbaring saja, berjalan tak mahu langsung” kalaulah mak tahu.. kalaulah mak dengar tentu mak sedih. Perut mak tidak saja-saja memboyot sembilan kali untuk melahirkan insan yang melahirkan kata-kata seperti ini. Aku juga bukanlah malaikat yang sempurna, suci daripada sebarang dosa, aku hanyalah insan biasa yang di benak hatiku sesekali terdetik juga persoalan adakah benarkah kata-kata itu?? Benarkah mak tak berinisiatif ?? Atau wahai anak-anakku, emak mu ini memang tidak mampu walaupun hanya untuk menggerakkkan kaki. Aku jadi insaf bila mengenangkan mak yang tak pernah memijak tangga sekolah dek kerana kemiskinan mana kan faham perkataan inisiatif. Berat perkataan ini untuk dilemparkan kepada mak rasanya. Lantas terserlah lah kebenaran kata pujangga “seorang ibu mampu menjaga sepuluh orang anak tapi sepuluh orang anak belum tentu mampu mejaga seorang ibu” Alhamdulillah .. Tuhan beri peluang kepadaku untuk melihat semua ini didepan mata, bukan sekadar mendengar atau terbaca di mana-mana. Di manakah peranan aku ?? Mak, maafkan aku, aku teralpa dengan hukum dunia.. lakonan dunia.. cerita kerjayaku yang kehabisan cuti tahunan. Itulah alasanku mak mengapa aku tak dapat mengambil cuti untuk menjaga mak. Tapi mak, insyallah aku akan balik setiap minggu untuk menjaga mak, menguruskan sedaya yang aku mampu. Maafkan aku mak, aku terikat dengan peraturan dunia.
Di saat ini di ketika ini aku masih memikirkan tentang mak, mak, mak, dan mak. Ya Allah hanya pada Mu kupanjatkan doa.. Adakah apa yang Engkau bentang dan hidangkan kepada kami ini satu lautan pahala untuk kami kaut ya Allah.. Adakah Engkau sedang memberkati kami dengan peluang membalas jasa seorang ibu ya Allah ?? Ya Allah adakah Engkau sedang meletakkan kami di persimpangan pahala dan dosa di mana Engkau tinggaIkan kami untuk memilih simpang sendiri ?? Ya Allah … gerunnya aku dengan ujian Mu. Luluskanlah aku Ya Allah..
Kalau menikut kata doktor pesakit kes macam mak selepas tiga hari sudah mampu berjalan.. memang tidak seperti sebelum dia jatuh sakit tapi sudah sepatutnya mampu berdiri dan berjalan sendiri menggunakan tongkat. Kesakitan memang tak boleh dielakkan tapi untuk kebaikan jangka masa panjang sebelum urat dan otot menjadi keras sehingga lebih menyukarkan keadaan, lebih baiklah mak sakit sekarang daripada mak langsung tak boleh bergerak nanti.. Mak sebenarnya boleh.. Memang perkataan sakit tak pernah lekang dari bibir tua mak tapi mak juga memberikan kerjasama yang baik apabila diajak melakukan pergerakan seperti bangun berjalan, duduk, menggerakkan kaki, jari jemari kaki bagi memastikan pengaliran darah dan mengecas kembali organ-organnya yang dah berehat melebihi dua minggu ini.
Walaupun di malam hari nya akan kedengaran rungutan mak mengenai kesakitan yang dia perlu tanggung kerana anak-anak yang menyuruh dia melakukan aktiviti itu ini. Kerana anak inilah aku aku sakit urat belikat, kerana anak itulah aku sakit kaki, anak sinunlah yang suruh aku duduk atas kerusi roda dan itulah dan inilah.. Mak hari ini bukan mak yang biasa. Segalanya serba tak kena, semuanya serba tak betul. Ya Allah, inikah dugaan Mu kepada kami ?? Patutkah aku ikut kata amarahku dengan karenah mak dengan menganggap mak ini mak yang biasa yang dah aku kenali sepanjang hidup aku yang tiba-tiba berubah perangainya atau mak ini mak yang lain, mak yang patah hatinya, patah semangatnya, luruh kentalnya.. Ya Allah pandulah aku agar pahala yang Kau bentangkan tidak aku mengutip dosa darinya.
Jauh di sudut hatiku aku menadah tangan kepada Yang Maha Esa.. Ya Allah aku redha dengan dugaan yang Engkau berikan ini tapi aku memohon kepadamu Ya Allah, kuatkanlah hatiku menempuhnya.. sembuhkanlah ibuku, hilangkanlah sakitnya, pulihkanlah dia seperti biasa, berikanlah aku kesempatan untuk bersamanya lagi dan membalas jasanya… berilah kegembiraan dan sejahtera kepadanya amin amin ya rabbal alamin…..
Sun, 06 Dec 2009 16:33:44 -0800
Oleh: Ust Zaharuddin Hj Abd Rahman
Segala puji bagi Allah tuhan sekalian alam, selawat dan salam buat Rasul
junjugan Nabi Muhammad SAW, pemimpin para du’at dan Mujahidin yang telah
sempurna menyampaikan amanah dan risalah serta memberika ingatan dan berita
baik kepada seluruh manusia. Juga salam ke atas para ahli keluarga Baginda SAW,
para sahabatnya yang terpilih serta mujahidin/at dan muslimin/at yang menurut
jalan kebenaran Islam.
Penulisan ringkas dan padat ini akan menyentuh aspek berikut :-
1. Pengenalan ringkas jenis Kad Kredit utama yang terpakai di dunia sekarang.
2. Hukum setiap urusniaga dan yang berkaitan dengan Kad Kredit.
Penulisan ini ditujukan khas bagi setiap pengguna kad kredit yang mengambil
berat di atas hal ehwal halal dan haram dalam urusannya dan kepada setiap insan
yang ingin menambah maklumat, bagaimanapun penulisan ini dibuat dalam bentuk
ringkas, tanpa menuruti kaedah penulisan tesis ilmiah. Ia sekadar suatu bentuk
artikel separa ilmiah dituju pada umum dan diharap dapat menjelaskan
‘mawqif’(pendirian) Islam terhadap kontrak yang kian polpular di kalangan
msyrkt hari ini.
RINGKASAN MAKLUMAT DAN LATAR BELAKANG KAD KREDIT
1. Takrif Kad Kredit
Menurut Kamus Oxford : “ Ia adalah satu kad yang dikeluarkan oleh Bank atau
mana-mana pihak lain, yang mana ia memberi kemudahan kepada pemegangnya untuk
memperolehi barang-barang keperluannya secara tangguh bayaran(Hutang)”
‘Hutang’ dari sudut syarak menurut takrifan Al-Qadhi Ibn ‘Arabi “Iaitu urusan
pemindahan (pertukaran) hak milik (secara jual beli atau seumpama dengannya),
yang mana salah satu pihak secara tunai manakala pihak kedua secara tangguh di
atas tanggungannya (dengan masa yang ditetapkan atau tidak)”
Manakala Takrifan yang dikeluarkan oleh Ketetapan Majlis Kesatuan Fiqh Islam
Sedunia (Majma’ Fiqh Islami) bagi Kad Kredit adalah : “Satu bentuk penyata
sandaran (penyata keterangan) yang diiktiraf, diberikan oleh pengeluar kepada
mana-mana individu atau pihak yang diiktiraf melalui kontrak diantara kedua-dua
belah pihak, ia membolehkan pemegangnya membuat pembelian barangan atau
khidmat2 dari semua pihak yang mengiktiraf penyatan sandaran (kad Kredit) tadi,
tanpa perlu membuat pembayaran tunai (segara), kerana ia mengandungi jaminan
pembayaran dari pihak pengeluar.”
2. Jenis Kad Kredit
Pembahagian jenis Kad Kredit berdasarakan cara-cara pelangsaian bilnya adalah
seperti berikut :
a) Kad Kredit Jenis (Charge Card)
Ia adalah kad kredit yang mewajibkan pemegangnya membayar bil penggunaannya
setiap bulan. Antaranya jenisnya : American Express (Hijau), Diners Club.
Antara cirinya yang terpenting :-
1) Tidak disyaratkan pemegangnya membuka Akaun Simpanan di Bank Pengeluar @
Pihak Pengeluar Kad. Juga tidak disyaratkan pemegang mengemukakan apa jua
Jaminan Tunai kepada Bank Pengeluar bagi melangsaikan seluruh hutang-hutangnya
hasil penggunaan kad.
2) Pemegang kad diberi had tertentu (Credit Line), lalu ia boleh menikmati
seluruh hak hutang piutang (bayaran tangguh) dalam satu had ‘tempoh izin
tangguh jangka pendek’ yang telah ditentukan, iaitu tempoh antara waktu belian
dan waktu wajib langsaian bil. Biasanya dalam 55-60 hari, ketika itu, pemegang
akan dibekalkan dengan penyata bulanan yang menyebut transaksi urusniaga yang
telah digunakan.
3) Jika pemegang lewat melangsaikan kos penggunaannya dari waktu yang
ditetapkan, maka pengeluar akan mengenakan penalty akibat lewat yang telah
ditetapkan di dalam kontrak perjanjian. Mungkin juga akan ditarik balik kad dan
dibaung dari keahlian dan sebagiinya.
4) Mungkin juga pemegang kad jenis ini perlu membayar yuran permohonan sekali
sahaja, dan juga yuran pembaharuan kad tahunan.
b) Kad Kredit Yang Menerima Pembaharuan Bil (Revolving Credit Card)
*Jenis ia adalah yang paling banyak tersebar di seluruh dunia. Antaranya Visa
Card, Master Card, Diners Card, American Express Card.
• Ia juga mempunyai banyak ciri yang sama dengan yang pertama tadi cuma
terdapat beberapa perbezaan utama.
• Pemegang Kad tidak wajib melangsaikan ‘kos guna’ nya secara keseluruhannya
setelah mendapat penyata bil dari pengeluar dalam tempoh izin yang diberikan,
TETAPI DIBENARKAN UNTUK MEMBAYAR HANYA NISBAH KECIL DARI BIL . Manakala
bakinya, pemegang diberi pilihan samada ingin melangsaikannya dalam tempoh izin
yang diberi tersebut ataupun dibiarkan bakinya lalu pihak pengeluar akan
mengenakan faedah daripada jumlah bil yang tertangguh ini.
• Kad ini tidak mempunyai had tertinggi penggunaan. Ini bermakna pemegang boleh
berbelanja sbanyak mana yang disukainya dan hanya perlu membayar nisbah kecil
dari bil, manakala bakinya boleh dibayar secara bertangguh dengan dikenakan
peratusan faedah.
• Pemegang Kad boleh menggunakannya samada di dalam ataupun di luar negara di
mana2 sahaja asalkan pihak peniaga mengiktirafnya.
• Ia mempunyai 3 jenis kebiasaannya : Kad emas, Kad Perak dan Kad Biasa.
Ciri ringkas Kad Kredit:-
Antara ciri utama yang berkaitan dengan wujudnya Riba dalam kad ini adalah :-
• Pemegang Kad tidak wajib melangsaikan ‘kos guna’ nya secara keseluruhannya
setelah mendapat penyata bil dari pengeluar dalam tempoh izin yang diberikan,
TETAPI DIBENARKAN UNTUK MEMBAYAR HANYA NISBAH KECIL DARIPADA BIL. Manakala
bakinya, pemegang diberi pilihan samada ingin melangsaikannya dalam tempoh izin
yang diberi tersebut ataupun dibiarkan bakinya lalu pihak pengeluar akan
mengenakan faedah daripada jumlah bil yang tertangguh ini.
• Kad ini mempunyai had tertinggi penggunaan. Bermakna pemegang hanya boleh
berbelanja sebanyak mana yang disukainya selagi mana di dalam kadar maksimum
yang dibenarkan, dan hanya perlu membayar nisbah kecil dari bil (sekitar 5 %
sahaja), manakala jika bakinya di tangguh sehingga melepasi tempoh percuma
(biasanya 30 hari), pelanggan akan dikenakan peratusan faedah. Biasanya kadar
faedahnya amat tinggi iaitu sekitar 18-25 % setahun. Inilah Riba yang amat
jelas malah amat membebankan dan menindas.
Dalam hal seseorang berhasrat menggunakan kad kredit konvensional yang
meletakkan syarat Faedah Riba tetapi ia berazam sentiasa menjaga tempoh
pembayaran semula sebelum di kenakan faedah Riba, Kesatuan Fiqh Antarabangsa
OIC (OIC Interntional Fiqh Academy) dalam ketetapannya nombor 108, pada
persidangan 23-28 September 2000 telah memfatwakan sebagai TIDAK HARUS
terutamanya di waktu kewujudan Kad Kredit Islam. Bagaimanapun, ketetapan dalam
persidangan yang sama juga telah dibuat; mengharuskan membuat kad kredit
konvensional yang tiada meletakkan sebarang syarat Faedah / Riba di dalam
kontraknya. Bagaimanapun dengan syarat mestilah melangsaikan jumlah penggunaan
sebelum di kenakan faedah Riba.
Selain itu berikut di sertakan beberapa ringkasan hukum berkaitan penggunaan
Kad Kredit:-
1. Yuran Penyertaan, Pembaharuan dan Penukaran Kad
Hukumnya : HARUS, tiada masalah dari sudut syarak, ia dianggap sebagai upah
yang telah ditetapkan oleh pihak pengeluar terhadap khidmat yang disediakannya.
Juga HARUS jika terdapat perbezaan jumlah yuran khidmat bergantung kepada
perbezaan jenis khidmat. Tetapi dengan syarat jumlah kos tersebut mestilah
setara dengan khidmat sebenar yang diberikan, jika ia melebihi kos khidmat
sebenar, maka ia adalah Riba yang diharamkan.
Demikian keputusan dalam Qarar (ketetapan) dari Majma’ Fiqh Islami (Kesatuan
Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC) pada persidangnnya ke-3 pada Oktober 1986.
2. Kos Tertentu Dari Peniaga kepada Bank Pengeluar
Adakalanya pihak Bank atau pengeluar Kad akan meletakkan syarat dalam
perjanjiannya dengan para peniaga sejumlah ‘kos tertentu’ dalam bentuk
peratusan yang akan di ambil dari Bil Penjual (Peniaga), yang mana biasanya
berlegar sekitar 2-5% atau 8 % dari jumlah Bil. (Lihat Jones , Sally A, The Law
Relating to Credit Cards, London, 1989 ,ms 14)
Hasilnya, apabila Peniaga membuat tuntutan kepada Bank Pengeluar, maka Bank
akan segera menunaikan bil (Pemegang Kad) iaitu setelah dipotong jumlah kos
yang disebut tadi. Kemudian pihak Bank akan menuntut kos asal (tanpa potongan)
hasil penggunaan kad daripada pemegang kad.
Hukumnya : Harus . Berdasarkan pendapat mazhab Hanafi yang sah. Jumlah kos ini
dikira hadiah. (Rujuk Fatawa Hindiyyah, juga Fatawa Al-Bazaziyah, Al-Mabsut dan
lain lain ). Terdapat ramai para Fuqaha (Ulama Fiqh) mengganggap ia adalah upah
wakil (Ujrah Wakalah) kepada Bank kerana menjadi ‘wakil’ bagi Peniaga dalam
mempromosikan barangannya serta jaminan wujudnya pelanggan. Ia juga boleh
dianggap sebagai Diskaun Khas dari peniaga kepada pengeluar. Ada juga yang
mengatakan ia sebagai upah Broker (Ia adalah pandangan Prof. Dr Rafiq Al-Misri).
4. Hadiah dan Jaminan Khas Bagi Pemegang Kad Emas (Gold Card)
Ia bertujuan untuk menarik golongan menengah dan atasan bagi menyertai skim
mereka. Maka untuk tujuan itu, mereka menawarkan beberapa bentuk hadiah dan
skim Insuran Percuma dan Insuran Kemalangan Perjalanan.
Dalam program Hadiah Ahli (Membership Rewards), setiap Ringgit Malaysia (RM)
hasil penggunaan Kad Emas, pengguna akan mendapat satu mata. Dan mata ini akan
bertambah dan jumlah mata terkumpul tertentu akan membolehkan pengguna
menikmati program melancong percuma atau penginapan di hotel percuma, atau
diskaun di restoran-restoran dan lain lain. (Lihat : American Express Cards, an
exclusive opportunity for a select few)
Hukumnya : berbeza menurut jenis hadiah; ia seperti berikut :-
a) Hadiah Insuran percuma : Hukum Insuran Konvensional telah diputuskan oleh
Sidang Kesatuan Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC yang pertama pd 1397 H, sebagai
Haram kerana mengandungi unsur Riba, Gharar (ketidaktentuan), Jahalah(ketiadaan
maklumat tepat semasa transaksi), Judi dan lain lain.
Bagaimanapun dalam konteks ini, hukumnya berlainan kerana pemegang tidak
membayar apa-apa kepada syarikat Insuran, oleh itu ia tidak terjebak di dalam
hukum haram yang diputuskan, malah ia dianggap sebagai hadiah galakan sahaja
dan hukumnya adalah Harus. Ini adalah kerana ia bukannya maksud kontrak tetapi
hanya tabi’ (perkara sampingan yang terhasil dari perjanjian).
Telah diiktiraf dalam Kaedah Fiqh bahawa “Dimaafkan yang berlaku pd tawabi’ dan
tidak pd lainnya” (Rujuk Majalah al-Ahkam Al-‘Adliyah).
b) Hadiah-hadiah lain : HARUS atas dasar sumbangan dan derma dan galakan.
Asalkan ia tidak terjebak dalam muamalat Bank Konvensional Ribawi. Juga dengan
syarat hadiah ini terdiri daripada perkara yang halal menurut pandangan
Shariah. Bagaimanapun, ulama Mazhab Syafie tidak mengharuskannya atas dasar
‘Sadd az-Zarai’ (Menutup jalan haram dari berlaku).
5. Syarat Menamatkan Kontrak Menurut Kehendak Pengeluar Sahaja
Iaitu pihak pengeluar mempunyai hak untuk menamatkan kontrak walaupun tanpa
persetujuan Pemegang kad.
Hukumnya : Syarat ini diterima dan HARUS di sisi Syara’, kerana kontrak yang
diikat adalah termasuk dalam bab Kafalah. Ia telahpun dinaskan sebagai kontrak
‘Ghair Lazim’ (Boleh ditamatkan kontrak tanpa persetujuan kedua-dua belah
pihak). Terutamanya apabila pemegang kad melanggar perjanjian kontrak.
6. Membeli Emas & Perak dengan Kad Kredit
Ulama Fiqh telah menegaskan bahawa antara syarat sah pembelian emas dan perak
dengan wang kertas mestilah transaksi pertukaran berlaku ketika itu juga tanpa
sebarang penangguhan, ia disebut “at-taqabud fil hal” dalam istilah Fiqh. Ia
adalah berdasarkan Hadith Nabi SAW yang jelas menyatakan syarat dan keperluan
itu. Ini adalah kerana wang kertas dianggap dari kalangan harta ribawi
(usurious items) dan demikian juga Kad Kredit.
Persoalannya dalam isu Kad Kredit adalah : Adakah peniaga emas dan perak
menerima harga bayaran di tempat transaksi jual beli dilakukan?. Dalam hal ini,
Persidangan Kesatuan Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC telah membuat dua ketetapan ;
Iaitu yang lama yang yang baru . Pandangan lama (dalam sidangnya yang ke 9 pada
April 1995) menyebut : “Proses terima serah “At-Taqabud” sebenarnya telah
terlaksana, iaitu dengan cara melalukan kad kredit tersebut di alat bacaan kad
kredit ketika pembayaran dibuat”. Dengan tindakan ini, semua maklumat telah
dihantar ke Bank Pengeluar yang akan menguruskan pembayaran selepas itu. Ia
juga merupakan ketetapan dari Simposium Ekonomi Islam ke -12 anjuran Dallah
al-Barakah pada 1996.
Pandangan baru mereka (Kesatuan Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC) ; mereka
memfatwakannya sebagai HARAM ( Berdasarkan keputusan nombor 108, pada
persidangan 23-28 September 2000 )
Justeru, saya menyarankan agar orang ramai menjauhi hal ini lebih baik dari
mengambil mudah. Ini kerana kaedah Fiqh menyatakan “ Keluar dari khilaf adalah
lebih diutamakan” . Maka hukumnya : HARAM.
7. Pertukaran Matawang (Money Exchange atau ‘As-Sarf’) Dengan Kad Kredit.
Biasanya, pemegang kad boleh menggunakan kad ini di kebanyakan negara di dunia
bagi membeli apa jua barang yang dikehendakinya, dengan penggunaan kad ini,
maka pihak Bank Pengeluar akan membayar Bil kegunaan di luar negara tadi secara
segera dengan matawang negara yang terbabit. Kemudian menuntut dari Pemegang
kad dengan Matawang tempatan (dengan menggunakan harga pertukaran hari tersebut
- sebagaimana termaktub di dalam perjanjian) bagi membayar bil dalam tempoh
izin sekitar 2-3 minggu.
Jelas, terdapat transaksi pertukaran matawang (As-Sarf) dalam hal ini.
Sebagaimana yang dimaklumi, bahawa syarat dalam Islam bagi pertukaran wang
adalah At-Taqabud fil hal.
Hukumnya : HARAM. Ini adalah kerana kelewatan Bank menerima timbal balik dari
pemegang kad, bagi pertukaran matawang yang telah dilakukannya. Bank hanya
mendapat timbal tukaran itu selepas 2-3 minggu, ini kerana Bank menuntut Bil
dari pemegang kad hanya selepas dikeluarkan bil penyata selain memberinya had
tempoh izin. Justeru tiada taqabud haqiqi ataupun hukmi berlaku disini. Lalu
Hukumnya adalah HARAM kerana berlaku Riba Buyu’ . Ia menurut ketetapan Kesatuan
Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC dalam sidangnya yang ke 12 pada September 2000.
BAGAIMANAPUN dikecualikan dari haram dalam keadaan dharurat dan keperluan yang
amat sangat.
8. Denda Penalti Kerana Lewat Langsaian Bil Wajib bagi ‘Kredit Kad.
Terkandung di dalam syarat kontrak bagi ‘Credit card, bahawa pemegang kad akan
menanggung denda akibat kelewatan melangsaikan bil wajib minimanya dalam tempoh
izin (30 hari). Sudah tentu ia berbentuk wang.
Hukumnya : HARAM, terdapat unsur Riba An-Nasiah (Riba Hutang) yang sangat
dilarang di dalam Islam kerana terdapat unsur menzalimi manusia lain serta
memakan harta manusia tanpa haq. Telah Ijma’ seluruh ulama muslim pengharaman
riba ini.
Demikian Keputusan hasil persidangan Fiqh bagi Kad Kredit di Bahrain pada Nov
1998.
BAGAIMANAPUN terdapat keputusan berbeza dari persidangan Ekonomi Islam
AL-BARAKAH ke 12 pada tahun 1996, yang memutuskan HARUS, tetapi jumlah denda
itu mestilah digunakan untuk tujuan derma kebajikan. Ia dibolehkan berdasarkan
kelemahan kefahaman agama dan kesengajaan dalam melewatkan dalam melangsaikan
Bil walaupun mampu. Demikian juga pandangan mazhab Maliki dan Syeikh Prof.
Mustafa Ahmad Az-Zarqa. Pandangan yang lebih kuat adalah HARAM.
9. Bunga @ Faedah Dikenakan bagi Memperbaharui Bil Bagi Kredit Kad
Terkandung dalam syarat kontrak ‘Kredit Kad’ bahawa pemegang yang tidak ingin
melangsaikan bil secara sepenuhnya, maka bil yang berbaki tersebut akan
dikenakan faedah. Hukumnya : HARAM, ia adalah Syarat Riba yang dilarang di
dalam Islam tanpa sebarang ragu-ragu. Demikian keputusan persidangan Fiqh bagi
Kad Kredit di Bahrain pada Nov 1998.
Soalan : Adakah harus seorang muslim memohon Kad ini, yang jelas mensyaratkan
faedah bagi bil berbaki?
JAWAPAN : Asalnya adalah HARAM dan batal syarat tersebut. Bagaimanapun terdapat
pengecualian apabila ada keperluan mendesak dan tiada pilihan lain, ketika itu
hukumnya HARUS, dengan syarat membayar penuh bil tanpa meninggalkan sebarang
baki yang boleh dikenakan Faedah.
10. Mengeluarkan Wang dengan Kad Kredit
Ia dianggap pemegang kad membuat pinjaman kepada Bank Pengeluar Kad secara
langsung melalui ‘Auto Teller Machine’ bank pengeluar atau cawangannya atau
melalui ATM Bank Lain (di kira sebagai wakil).
Hukumnya:
1. HARUS, jika pemegang mempunyai wang yang mencukupi dalam akaunnya. Ketika
itu pemegang kad seolah2 mengeluarkan wangnya sahaja. Jika diambil dr bank lain
juga demikian. Dan Harus pihak bank mengambil kos upah dengan kadar khidmat
mereka yang sebenar.
2. HARAM JIKA Bank Pengeluar mensyaratkan fae...@bunga hasil pinjaman yang
diberikan. Kerana ia adalah Riba al-Qurudh. KECUALI JIKA PIHAK BANK PEMBERI
PINJAMAN HANYA MENGAMBIL KOS KECIL YANG TETAP, HASIL KHIDMAT PEMPROSESAN YANG
DIBUATNYA SAHAJA. KETIKA ITU HARUS , Demikian qarar Majma’ Fiqh Islam Sedunia
pada sidangnya ketiga pada 1986 M.
3. Jika Pemegang tiada jumlah yang mencukupi di dalam akaunnya (berlaku
overdraft) atau langsung tiada sbrg akaun. Maka dianggap pengeluarannya itu
adalah PINJAMANnya terhadap bank. dan semua hukum pinjaman (al-Qardh) di dalam
Islam adalah terpakai ketika itu. Sebagaimana Kaedah: ‘Kullu Qardhin Jarra
Naf’an Fahuwa Riba’ Setiap pinjaman yang mensyaratkan sebarang manfaat bagi
pihak pemberi pinjaman adalah RIBA.
Wahai sedara se-Islam...marilah berhijrah daripada menggunakan credit card
Riba' ke Credit card Islam yang boleh dimohon melalui Maybank, Bank Islam, CIMB
Islamic Credit cards dll. salam
(Penulis sekarang bertugas sebagai Head, Shariah Coordinator, Asian Finance
Bank Ltd ( a subsidiary of Qatar Islamic Bank)
Oleh: Ust Zaharuddin Hj Abd Rahman
Segala puji bagi Allah tuhan sekalian alam, selawat dan salam buat Rasul
junjugan Nabi Muhammad SAW, pemimpin para du’at dan Mujahidin yang telah
sempurna menyampaikan amanah dan risalah serta memberika ingatan dan berita
baik kepada seluruh manusia. Juga salam ke atas para ahli keluarga Baginda SAW,
para sahabatnya yang terpilih serta mujahidin/at dan muslimin/at yang menurut
jalan kebenaran Islam.
Penulisan ringkas dan padat ini akan menyentuh aspek berikut :-
1. Pengenalan ringkas jenis Kad Kredit utama yang terpakai di dunia sekarang.
2. Hukum setiap urusniaga dan yang berkaitan dengan Kad Kredit.
Penulisan ini ditujukan khas bagi setiap pengguna kad kredit yang mengambil
berat di atas hal ehwal halal dan haram dalam urusannya dan kepada setiap insan
yang ingin menambah maklumat, bagaimanapun penulisan ini dibuat dalam bentuk
ringkas, tanpa menuruti kaedah penulisan tesis ilmiah. Ia sekadar suatu bentuk
artikel separa ilmiah dituju pada umum dan diharap dapat menjelaskan
‘mawqif’(pendirian) Islam terhadap kontrak yang kian polpular di kalangan
msyrkt hari ini.
RINGKASAN MAKLUMAT DAN LATAR BELAKANG KAD KREDIT
1. Takrif Kad Kredit
Menurut Kamus Oxford : “ Ia adalah satu kad yang dikeluarkan oleh Bank atau
mana-mana pihak lain, yang mana ia memberi kemudahan kepada pemegangnya untuk
memperolehi barang-barang keperluannya secara tangguh bayaran(Hutang)”
‘Hutang’ dari sudut syarak menurut takrifan Al-Qadhi Ibn ‘Arabi “Iaitu urusan
pemindahan (pertukaran) hak milik (secara jual beli atau seumpama dengannya),
yang mana salah satu pihak secara tunai manakala pihak kedua secara tangguh di
atas tanggungannya (dengan masa yang ditetapkan atau tidak)”
Manakala Takrifan yang dikeluarkan oleh Ketetapan Majlis Kesatuan Fiqh Islam
Sedunia (Majma’ Fiqh Islami) bagi Kad Kredit adalah : “Satu bentuk penyata
sandaran (penyata keterangan) yang diiktiraf, diberikan oleh pengeluar kepada
mana-mana individu atau pihak yang diiktiraf melalui kontrak diantara kedua-dua
belah pihak, ia membolehkan pemegangnya membuat pembelian barangan atau
khidmat2 dari semua pihak yang mengiktiraf penyatan sandaran (kad Kredit) tadi,
tanpa perlu membuat pembayaran tunai (segara), kerana ia mengandungi jaminan
pembayaran dari pihak pengeluar.”
2. Jenis Kad Kredit
Pembahagian jenis Kad Kredit berdasarakan cara-cara pelangsaian bilnya adalah
seperti berikut :
a) Kad Kredit Jenis (Charge Card)
Ia adalah kad kredit yang mewajibkan pemegangnya membayar bil penggunaannya
setiap bulan. Antaranya jenisnya : American Express (Hijau), Diners Club.
Antara cirinya yang terpenting :-
1) Tidak disyaratkan pemegangnya membuka Akaun Simpanan di Bank Pengeluar @
Pihak Pengeluar Kad. Juga tidak disyaratkan pemegang mengemukakan apa jua
Jaminan Tunai kepada Bank Pengeluar bagi melangsaikan seluruh hutang-hutangnya
hasil penggunaan kad.
2) Pemegang kad diberi had tertentu (Credit Line), lalu ia boleh menikmati
seluruh hak hutang piutang (bayaran tangguh) dalam satu had ‘tempoh izin
tangguh jangka pendek’ yang telah ditentukan, iaitu tempoh antara waktu belian
dan waktu wajib langsaian bil. Biasanya dalam 55-60 hari, ketika itu, pemegang
akan dibekalkan dengan penyata bulanan yang menyebut transaksi urusniaga yang
telah digunakan.
3) Jika pemegang lewat melangsaikan kos penggunaannya dari waktu yang
ditetapkan, maka pengeluar akan mengenakan penalty akibat lewat yang telah
ditetapkan di dalam kontrak perjanjian. Mungkin juga akan ditarik balik kad dan
dibaung dari keahlian dan sebagiinya.
4) Mungkin juga pemegang kad jenis ini perlu membayar yuran permohonan sekali
sahaja, dan juga yuran pembaharuan kad tahunan.
b) Kad Kredit Yang Menerima Pembaharuan Bil (Revolving Credit Card)
*Jenis ia adalah yang paling banyak tersebar di seluruh dunia. Antaranya Visa
Card, Master Card, Diners Card, American Express Card.
• Ia juga mempunyai banyak ciri yang sama dengan yang pertama tadi cuma
terdapat beberapa perbezaan utama.
• Pemegang Kad tidak wajib melangsaikan ‘kos guna’ nya secara keseluruhannya
setelah mendapat penyata bil dari pengeluar dalam tempoh izin yang diberikan,
TETAPI DIBENARKAN UNTUK MEMBAYAR HANYA NISBAH KECIL DARI BIL . Manakala
bakinya, pemegang diberi pilihan samada ingin melangsaikannya dalam tempoh izin
yang diberi tersebut ataupun dibiarkan bakinya lalu pihak pengeluar akan
mengenakan faedah daripada jumlah bil yang tertangguh ini.
• Kad ini tidak mempunyai had tertinggi penggunaan. Ini bermakna pemegang boleh
berbelanja sbanyak mana yang disukainya dan hanya perlu membayar nisbah kecil
dari bil, manakala bakinya boleh dibayar secara bertangguh dengan dikenakan
peratusan faedah.
• Pemegang Kad boleh menggunakannya samada di dalam ataupun di luar negara di
mana2 sahaja asalkan pihak peniaga mengiktirafnya.
• Ia mempunyai 3 jenis kebiasaannya : Kad emas, Kad Perak dan Kad Biasa.
Ciri ringkas Kad Kredit:-
Antara ciri utama yang berkaitan dengan wujudnya Riba dalam kad ini adalah :-
• Pemegang Kad tidak wajib melangsaikan ‘kos guna’ nya secara keseluruhannya
setelah mendapat penyata bil dari pengeluar dalam tempoh izin yang diberikan,
TETAPI DIBENARKAN UNTUK MEMBAYAR HANYA NISBAH KECIL DARIPADA BIL. Manakala
bakinya, pemegang diberi pilihan samada ingin melangsaikannya dalam tempoh izin
yang diberi tersebut ataupun dibiarkan bakinya lalu pihak pengeluar akan
mengenakan faedah daripada jumlah bil yang tertangguh ini.
• Kad ini mempunyai had tertinggi penggunaan. Bermakna pemegang hanya boleh
berbelanja sebanyak mana yang disukainya selagi mana di dalam kadar maksimum
yang dibenarkan, dan hanya perlu membayar nisbah kecil dari bil (sekitar 5 %
sahaja), manakala jika bakinya di tangguh sehingga melepasi tempoh percuma
(biasanya 30 hari), pelanggan akan dikenakan peratusan faedah. Biasanya kadar
faedahnya amat tinggi iaitu sekitar 18-25 % setahun. Inilah Riba yang amat
jelas malah amat membebankan dan menindas.
Dalam hal seseorang berhasrat menggunakan kad kredit konvensional yang
meletakkan syarat Faedah Riba tetapi ia berazam sentiasa menjaga tempoh
pembayaran semula sebelum di kenakan faedah Riba, Kesatuan Fiqh Antarabangsa
OIC (OIC Interntional Fiqh Academy) dalam ketetapannya nombor 108, pada
persidangan 23-28 September 2000 telah memfatwakan sebagai TIDAK HARUS
terutamanya di waktu kewujudan Kad Kredit Islam. Bagaimanapun, ketetapan dalam
persidangan yang sama juga telah dibuat; mengharuskan membuat kad kredit
konvensional yang tiada meletakkan sebarang syarat Faedah / Riba di dalam
kontraknya. Bagaimanapun dengan syarat mestilah melangsaikan jumlah penggunaan
sebelum di kenakan faedah Riba.
Selain itu berikut di sertakan beberapa ringkasan hukum berkaitan penggunaan
Kad Kredit:-
1. Yuran Penyertaan, Pembaharuan dan Penukaran Kad
Hukumnya : HARUS, tiada masalah dari sudut syarak, ia dianggap sebagai upah
yang telah ditetapkan oleh pihak pengeluar terhadap khidmat yang disediakannya.
Juga HARUS jika terdapat perbezaan jumlah yuran khidmat bergantung kepada
perbezaan jenis khidmat. Tetapi dengan syarat jumlah kos tersebut mestilah
setara dengan khidmat sebenar yang diberikan, jika ia melebihi kos khidmat
sebenar, maka ia adalah Riba yang diharamkan.
Demikian keputusan dalam Qarar (ketetapan) dari Majma’ Fiqh Islami (Kesatuan
Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC) pada persidangnnya ke-3 pada Oktober 1986.
2. Kos Tertentu Dari Peniaga kepada Bank Pengeluar
Adakalanya pihak Bank atau pengeluar Kad akan meletakkan syarat dalam
perjanjiannya dengan para peniaga sejumlah ‘kos tertentu’ dalam bentuk
peratusan yang akan di ambil dari Bil Penjual (Peniaga), yang mana biasanya
berlegar sekitar 2-5% atau 8 % dari jumlah Bil. (Lihat Jones , Sally A, The Law
Relating to Credit Cards, London, 1989 ,ms 14)
Hasilnya, apabila Peniaga membuat tuntutan kepada Bank Pengeluar, maka Bank
akan segera menunaikan bil (Pemegang Kad) iaitu setelah dipotong jumlah kos
yang disebut tadi. Kemudian pihak Bank akan menuntut kos asal (tanpa potongan)
hasil penggunaan kad daripada pemegang kad.
Hukumnya : Harus . Berdasarkan pendapat mazhab Hanafi yang sah. Jumlah kos ini
dikira hadiah. (Rujuk Fatawa Hindiyyah, juga Fatawa Al-Bazaziyah, Al-Mabsut dan
lain lain ). Terdapat ramai para Fuqaha (Ulama Fiqh) mengganggap ia adalah upah
wakil (Ujrah Wakalah) kepada Bank kerana menjadi ‘wakil’ bagi Peniaga dalam
mempromosikan barangannya serta jaminan wujudnya pelanggan. Ia juga boleh
dianggap sebagai Diskaun Khas dari peniaga kepada pengeluar. Ada juga yang
mengatakan ia sebagai upah Broker (Ia adalah pandangan Prof. Dr Rafiq Al-Misri).
4. Hadiah dan Jaminan Khas Bagi Pemegang Kad Emas (Gold Card)
Ia bertujuan untuk menarik golongan menengah dan atasan bagi menyertai skim
mereka. Maka untuk tujuan itu, mereka menawarkan beberapa bentuk hadiah dan
skim Insuran Percuma dan Insuran Kemalangan Perjalanan.
Dalam program Hadiah Ahli (Membership Rewards), setiap Ringgit Malaysia (RM)
hasil penggunaan Kad Emas, pengguna akan mendapat satu mata. Dan mata ini akan
bertambah dan jumlah mata terkumpul tertentu akan membolehkan pengguna
menikmati program melancong percuma atau penginapan di hotel percuma, atau
diskaun di restoran-restoran dan lain lain. (Lihat : American Express Cards, an
exclusive opportunity for a select few)
Hukumnya : berbeza menurut jenis hadiah; ia seperti berikut :-
a) Hadiah Insuran percuma : Hukum Insuran Konvensional telah diputuskan oleh
Sidang Kesatuan Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC yang pertama pd 1397 H, sebagai
Haram kerana mengandungi unsur Riba, Gharar (ketidaktentuan), Jahalah(ketiadaan
maklumat tepat semasa transaksi), Judi dan lain lain.
Bagaimanapun dalam konteks ini, hukumnya berlainan kerana pemegang tidak
membayar apa-apa kepada syarikat Insuran, oleh itu ia tidak terjebak di dalam
hukum haram yang diputuskan, malah ia dianggap sebagai hadiah galakan sahaja
dan hukumnya adalah Harus. Ini adalah kerana ia bukannya maksud kontrak tetapi
hanya tabi’ (perkara sampingan yang terhasil dari perjanjian).
Telah diiktiraf dalam Kaedah Fiqh bahawa “Dimaafkan yang berlaku pd tawabi’ dan
tidak pd lainnya” (Rujuk Majalah al-Ahkam Al-‘Adliyah).
b) Hadiah-hadiah lain : HARUS atas dasar sumbangan dan derma dan galakan.
Asalkan ia tidak terjebak dalam muamalat Bank Konvensional Ribawi. Juga dengan
syarat hadiah ini terdiri daripada perkara yang halal menurut pandangan
Shariah. Bagaimanapun, ulama Mazhab Syafie tidak mengharuskannya atas dasar
‘Sadd az-Zarai’ (Menutup jalan haram dari berlaku).
5. Syarat Menamatkan Kontrak Menurut Kehendak Pengeluar Sahaja
Iaitu pihak pengeluar mempunyai hak untuk menamatkan kontrak walaupun tanpa
persetujuan Pemegang kad.
Hukumnya : Syarat ini diterima dan HARUS di sisi Syara’, kerana kontrak yang
diikat adalah termasuk dalam bab Kafalah. Ia telahpun dinaskan sebagai kontrak
‘Ghair Lazim’ (Boleh ditamatkan kontrak tanpa persetujuan kedua-dua belah
pihak). Terutamanya apabila pemegang kad melanggar perjanjian kontrak.
6. Membeli Emas & Perak dengan Kad Kredit
Ulama Fiqh telah menegaskan bahawa antara syarat sah pembelian emas dan perak
dengan wang kertas mestilah transaksi pertukaran berlaku ketika itu juga tanpa
sebarang penangguhan, ia disebut “at-taqabud fil hal” dalam istilah Fiqh. Ia
adalah berdasarkan Hadith Nabi SAW yang jelas menyatakan syarat dan keperluan
itu. Ini adalah kerana wang kertas dianggap dari kalangan harta ribawi
(usurious items) dan demikian juga Kad Kredit.
Persoalannya dalam isu Kad Kredit adalah : Adakah peniaga emas dan perak
menerima harga bayaran di tempat transaksi jual beli dilakukan?. Dalam hal ini,
Persidangan Kesatuan Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC telah membuat dua ketetapan ;
Iaitu yang lama yang yang baru . Pandangan lama (dalam sidangnya yang ke 9 pada
April 1995) menyebut : “Proses terima serah “At-Taqabud” sebenarnya telah
terlaksana, iaitu dengan cara melalukan kad kredit tersebut di alat bacaan kad
kredit ketika pembayaran dibuat”. Dengan tindakan ini, semua maklumat telah
dihantar ke Bank Pengeluar yang akan menguruskan pembayaran selepas itu. Ia
juga merupakan ketetapan dari Simposium Ekonomi Islam ke -12 anjuran Dallah
al-Barakah pada 1996.
Pandangan baru mereka (Kesatuan Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC) ; mereka
memfatwakannya sebagai HARAM ( Berdasarkan keputusan nombor 108, pada
persidangan 23-28 September 2000 )
Justeru, saya menyarankan agar orang ramai menjauhi hal ini lebih baik dari
mengambil mudah. Ini kerana kaedah Fiqh menyatakan “ Keluar dari khilaf adalah
lebih diutamakan” . Maka hukumnya : HARAM.
7. Pertukaran Matawang (Money Exchange atau ‘As-Sarf’) Dengan Kad Kredit.
Biasanya, pemegang kad boleh menggunakan kad ini di kebanyakan negara di dunia
bagi membeli apa jua barang yang dikehendakinya, dengan penggunaan kad ini,
maka pihak Bank Pengeluar akan membayar Bil kegunaan di luar negara tadi secara
segera dengan matawang negara yang terbabit. Kemudian menuntut dari Pemegang
kad dengan Matawang tempatan (dengan menggunakan harga pertukaran hari tersebut
- sebagaimana termaktub di dalam perjanjian) bagi membayar bil dalam tempoh
izin sekitar 2-3 minggu.
Jelas, terdapat transaksi pertukaran matawang (As-Sarf) dalam hal ini.
Sebagaimana yang dimaklumi, bahawa syarat dalam Islam bagi pertukaran wang
adalah At-Taqabud fil hal.
Hukumnya : HARAM. Ini adalah kerana kelewatan Bank menerima timbal balik dari
pemegang kad, bagi pertukaran matawang yang telah dilakukannya. Bank hanya
mendapat timbal tukaran itu selepas 2-3 minggu, ini kerana Bank menuntut Bil
dari pemegang kad hanya selepas dikeluarkan bil penyata selain memberinya had
tempoh izin. Justeru tiada taqabud haqiqi ataupun hukmi berlaku disini. Lalu
Hukumnya adalah HARAM kerana berlaku Riba Buyu’ . Ia menurut ketetapan Kesatuan
Ulama Fiqh Islam Sedunia OIC dalam sidangnya yang ke 12 pada September 2000.
BAGAIMANAPUN dikecualikan dari haram dalam keadaan dharurat dan keperluan yang
amat sangat.
8. Denda Penalti Kerana Lewat Langsaian Bil Wajib bagi ‘Kredit Kad.
Terkandung di dalam syarat kontrak bagi ‘Credit card, bahawa pemegang kad akan
menanggung denda akibat kelewatan melangsaikan bil wajib minimanya dalam tempoh
izin (30 hari). Sudah tentu ia berbentuk wang.
Hukumnya : HARAM, terdapat unsur Riba An-Nasiah (Riba Hutang) yang sangat
dilarang di dalam Islam kerana terdapat unsur menzalimi manusia lain serta
memakan harta manusia tanpa haq. Telah Ijma’ seluruh ulama muslim pengharaman
riba ini.
Demikian Keputusan hasil persidangan Fiqh bagi Kad Kredit di Bahrain pada Nov
1998.
BAGAIMANAPUN terdapat keputusan berbeza dari persidangan Ekonomi Islam
AL-BARAKAH ke 12 pada tahun 1996, yang memutuskan HARUS, tetapi jumlah denda
itu mestilah digunakan untuk tujuan derma kebajikan. Ia dibolehkan berdasarkan
kelemahan kefahaman agama dan kesengajaan dalam melewatkan dalam melangsaikan
Bil walaupun mampu. Demikian juga pandangan mazhab Maliki dan Syeikh Prof.
Mustafa Ahmad Az-Zarqa. Pandangan yang lebih kuat adalah HARAM.
9. Bunga @ Faedah Dikenakan bagi Memperbaharui Bil Bagi Kredit Kad
Terkandung dalam syarat kontrak ‘Kredit Kad’ bahawa pemegang yang tidak ingin
melangsaikan bil secara sepenuhnya, maka bil yang berbaki tersebut akan
dikenakan faedah. Hukumnya : HARAM, ia adalah Syarat Riba yang dilarang di
dalam Islam tanpa sebarang ragu-ragu. Demikian keputusan persidangan Fiqh bagi
Kad Kredit di Bahrain pada Nov 1998.
Soalan : Adakah harus seorang muslim memohon Kad ini, yang jelas mensyaratkan
faedah bagi bil berbaki?
JAWAPAN : Asalnya adalah HARAM dan batal syarat tersebut. Bagaimanapun terdapat
pengecualian apabila ada keperluan mendesak dan tiada pilihan lain, ketika itu
hukumnya HARUS, dengan syarat membayar penuh bil tanpa meninggalkan sebarang
baki yang boleh dikenakan Faedah.
10. Mengeluarkan Wang dengan Kad Kredit
Ia dianggap pemegang kad membuat pinjaman kepada Bank Pengeluar Kad secara
langsung melalui ‘Auto Teller Machine’ bank pengeluar atau cawangannya atau
melalui ATM Bank Lain (di kira sebagai wakil).
Hukumnya:
1. HARUS, jika pemegang mempunyai wang yang mencukupi dalam akaunnya. Ketika
itu pemegang kad seolah2 mengeluarkan wangnya sahaja. Jika diambil dr bank lain
juga demikian. Dan Harus pihak bank mengambil kos upah dengan kadar khidmat
mereka yang sebenar.
2. HARAM JIKA Bank Pengeluar mensyaratkan fae...@bunga hasil pinjaman yang
diberikan. Kerana ia adalah Riba al-Qurudh. KECUALI JIKA PIHAK BANK PEMBERI
PINJAMAN HANYA MENGAMBIL KOS KECIL YANG TETAP, HASIL KHIDMAT PEMPROSESAN YANG
DIBUATNYA SAHAJA. KETIKA ITU HARUS , Demikian qarar Majma’ Fiqh Islam Sedunia
pada sidangnya ketiga pada 1986 M.
3. Jika Pemegang tiada jumlah yang mencukupi di dalam akaunnya (berlaku
overdraft) atau langsung tiada sbrg akaun. Maka dianggap pengeluarannya itu
adalah PINJAMANnya terhadap bank. dan semua hukum pinjaman (al-Qardh) di dalam
Islam adalah terpakai ketika itu. Sebagaimana Kaedah: ‘Kullu Qardhin Jarra
Naf’an Fahuwa Riba’ Setiap pinjaman yang mensyaratkan sebarang manfaat bagi
pihak pemberi pinjaman adalah RIBA.
Wahai sedara se-Islam...marilah berhijrah daripada menggunakan credit card
Riba' ke Credit card Islam yang boleh dimohon melalui Maybank, Bank Islam, CIMB
Islamic Credit cards dll. salam
(Penulis sekarang bertugas sebagai Head, Shariah Coordinator, Asian Finance
Bank Ltd ( a subsidiary of Qatar Islamic Bank)
Thursday, February 18, 2010
Kejayaan Hakiki...
Manusia akan terus berjaya selagimana ia meletakkan dirinya didalam agama...walaupun bukan kejayaan didunia, namun akhirat tetap menanti kerana itulah kejayaan hakiki...
Sebaliknya andai manusia menjauhkan diri dari agamanya sendiri, ia akan terus merasa walaupun kejayaan dunia sedang dikecapinya namun itu bukanlah yang kekal abadi...
Sebaliknya andai manusia menjauhkan diri dari agamanya sendiri, ia akan terus merasa walaupun kejayaan dunia sedang dikecapinya namun itu bukanlah yang kekal abadi...
Insan...
Hari ini bukan semudah semalam untuk bergelar manusia sempurna,
Banyak perlu dikorbankan,
Banyak juga yang terpaksa dilepaskan,
Sekali langkah tersadung,
Rebah menyembah,
Sekali melangkah gagah,
Tersenyum megah....sesekali diduga itu sekadar untuk mematangkan dan mengajar kita bangun untuk menjadi manusia sempurna Insan...
Banyak perlu dikorbankan,
Banyak juga yang terpaksa dilepaskan,
Sekali langkah tersadung,
Rebah menyembah,
Sekali melangkah gagah,
Tersenyum megah....sesekali diduga itu sekadar untuk mematangkan dan mengajar kita bangun untuk menjadi manusia sempurna Insan...
Subscribe to:
Comments (Atom)